oleh

Naik dari Medali Perunggu ke Perak, Fredy Setiawan Bidik Paralimpiade

NAGOYA – Atlet para bulu tangkis andalan Indonesia, Fredy Setiawan, mempersembahkan medali perak dari nomor tunggal putra SL4 di Asian Para Games 2026.

Dalam partai final yang digelar di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Jumat (23/10/2026), atlet asal Solo ini harus mengakui keunggulan atlet asal India, Naveen Sivakumar, dengan skor 9-21, 17-21.

Meski ada rasa kecewa ketika tak mendapatkan medali emas, raihan medali perak ini menjadi peningkatan bagi Fredy. Empat tahun lalu di Hangzhou, ia meraih perunggu di nomor yang sama. Kini, di Asian Para Games keempatnya, ia kembali menembus partai puncak tunggal putra.

“Puji Tuhan sih bisa main di final ini, karena memang lawannya juga kencang-kencang semua,” ujar Fredy seusai pertandingan.

Fredy datang ke Nagoya tanpa memasang target muluk-muluk. Ia sadar posisinya di peringkat enam dunia membuatnya lebih jarang bertemu lawan-lawan papan atas dibanding para pesaingnya.

“Sebenarnya masih belum ada target, karena dari segi peringkat dunia saya peringkat enam, karena jarang ikut turnamen juga. Jadi kan jarang ketemu sama pemain-pemain yang sering berangkat,” ungkap dia.

Meski begitu, kondisinya terjaga selama di Nagoya. “Iya, puji Tuhan, benar-benar oke,” katanya. Venue, cuaca, dan makanan juga ia nilai aman.

Di final, Fredy menghadapi lawan tangguh. Naveen Sivakumar adalah pemain peringkat dua dunia. Setelah kalah di gim pertama, Fredy bangkit dan sempat memimpin perolehan poin pada gim kedua sebelum Sivakumar membalikkan keadaan.

“Karena mungkin fokusnya sedikit goyah, ya. Jadi kalau sudah fokusnya hilang sedikit, itu poin pasti buat lawan,” terang Fredy.

“Dari segi peringkat, memang kalau dilihat dari hitam di atas putih, memang dia yang diunggulkan,” katanya.

Konsistensi adalah ciri khas Fredy. Sejak debut di Asian Para Games Incheon 2014, ia tak pernah absen dari podium. Di Incheon, ia meraih emas tunggal putra dan ganda campuran serta perak ganda putra.

Di Jakarta 2018, ia menyumbang emas ganda putra dan beregu putra serta perak tunggal putra. Di Hangzhou 2022, ia membawa pulang perak ganda putra, perak ganda campuran, dan perunggu tunggal putra.

Di level dunia, Fredy mengoleksi perunggu tunggal putra SL4 Paralimpiade Tokyo 2020, perak ganda campuran dan perunggu tunggal putra Paralimpiade Paris 2024, serta dua emas Kejuaraan Dunia BWF Para Badminton.

Menurut Fredy, kunci bertahan di level atas adalah kesiapan dan fokus. Dari laga final ini, ia mencatat pelajaran penting.

“Paling harus lebih siap lagi, lebih fokus, dan pokoknya jangan mati sendiri. Itu aja sih,” tegasnya.

Soal strategi dan jadwal turnamen, Fredy menyerahkan sepenuhnya kepada tim pelatih.

“Itu pelatih yang tahu, jadi kita ikuti arahan pelatih saja,” ujarnya.

Masih Kejar Prestasi

Meski sudah mengoleksi banyak medali, hasrat Fredy untuk kembali meraih emas tunggal di Asian Para Games belum padam.

“Sangat penasaran sih, tapi memang persiapannya harus lebih bagus lagi,” ungkap pria kelahiran 29 November 1991 ini.

Fredy tak butuh waktu lama untuk menatap target berikutnya. Dalam waktu dekat, ia dijadwalkan tampil di Indonesia Open pada bulan Desember mendatang.

Target Terbesarnya adalah Tampil di Paralimpiade Los Angeles 2028.

“Targetnya ke depan bisa ikut Paralimpiade di LA. Jadi memang setelah ini persiapan lagi untuk Road to LA,” katanya.

“Mulai dari tahun depan, mulai dari bulan Juni atau Juli, mulai pengumpulan poin satu tahun. Dan biasanya diambil enam terbaik dari turnamen yang sudah disediakan oleh BWF,” jelasnya.

Sebagai salah satu senior di tim para bulu tangkis Indonesia, Fredy menilai regenerasi di cabang ini terus berjalan baik. Menurutnya, Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) berperan besar melahirkan bibit-bibit baru.

“Kalau regenerasi di Indonesia sebenarnya sudah cukup bagus, karena sudah ada pelatihan untuk pelajar juga, sudah banyak. Dan memang adanya Peparnas itu juga sangat membantu untuk regenerasi,” jelasnya.(dk/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *