oleh

Bandel Langgar Protokol Kesehatan, Tiga Kantor di Jakarta Ditutup

POSKOTA.CO  Melanggar protokol kesehatan yang diatur dalam Peraturan Gubernur Nomor 88 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB, Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta menutup sementara tiga perkantoran.

Menurut Kepala Disnakertrans DKI Andri Yansya, 3 kantor tersebut membiarkan karyawan bekerja di kantor melebihi batas maksimal 25 persen dari kapasitas kantor.

Tiga kantor tersebut berada di Jakarta Pusat 1 kantor dan Jakarta Barat 2 kantor.

Disnakertrans sebelumnya Senin (14/9/2020) melaksanakan inspeksi ke 64 perkantoran saat pemberlakuan PSBB dengan ketentuan baru.

Andri mengatakan sidak dengan menggandeng TNI/Polri dilakukan guna  memastikan kepatuhan perkantoran.

Dalam PSBB kali ini Pemprov DKI hanya mengizinkan kantor beroperasi dengan hanya 25 persen dari kapasitas kantor.

Gubernur Anies dalam keterangan pers sebelumnya menyebutkan sesuai dengan surat edaran (SE) Permenpan RB bagi ASN yang berada di zona risiko tinggi hanya dibolehkan beroperasi dengan maskimal 25 persen.

Ditegaskan Gubernur DKI bagi kantor pemerintahan  dan kantor swasta diizinkan beroperasi dengan batas maksimal karyawan yang masuk ke kantor hanya 25 persen kecuali terhadap perkantoran yang berkaitan dengan pelayanan publik.

Namun demikian, Anies mengimbau agar karyawan dan manajemen perusahaan menerapkan sistem kerja dari rumah ketimbang bekerja dari kantor.

Sebab menurut Anies penularan Covid-19 di klaster perkantoran cukup tinggi. (d)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *