BOGOR – Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa semarak di lingkungan Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Zebaoth Bogor, Senin (17/8/2026).
Ratusan jemaat mengikuti rangkaian kegiatan yang diawali dengan ibadah pagi pada pukul 07.00 WIB di dalam gedung gereja.
Setelah ibadah, jemaat menikmati hidangan bersama sebelum mengikuti upacara bendera HUT RI ke-81 yang digelar di halaman parkir gereja sekitar pukul 09.00 WIB.
Ibadah dalam rangka memperingati HUT RI ke-81 tersebut dipimpin Ketua Majelis Jemaat (KMJ) GPIB Zebaoth Bogor, Pdt. Abraham Ruben Persang, M.Th.
Dalam khotbahnya, lulusan program master teologia tersebut mengajak jemaat memaknai kemerdekaan secara benar.
Menurutnya, kemerdekaan memang memberikan kebebasan, tetapi kebebasan tersebut tetap memiliki batas dan tanggung jawab.
Untuk menjelaskan hal tersebut, ia mengambil contoh kisah seorang perempuan yang kedapatan berzina dan kemudian dibawa kepada Yesus oleh orang-orang Farisi.
Perempuan tersebut hendak dihukum dengan dilempari batu sesuai dengan hukum yang berlaku saat itu.
Namun, hukuman tersebut tidak terjadi, setelah Yesus mengatakan kepada mereka, bahwa siapa pun yang merasa tidak berdosa dapat menjadi orang pertama yang melemparkan batu kepada perempuan itu.
Kisah tersebut, menurutnya, menjadi gambaran bahwa kemerdekaan dan kebebasan tidak dapat dimaknai sebagai kebebasan tanpa batas.
“Kemerdekaan boleh saja berarti kebebasan, namun kebebasan ada batasnya.”
Pemotongan tumpeng, menjadi satu bagian sukacita gereja, dalam menyambut HUT RI.
Indonesia Mini di GPIB Zebaoth
Semangat kebersamaan kemudian berlanjut dalam berbagai kegiatan setelah upacara bendera.
Ketua II Bidang Germasa (Gereja dan Masyarakat) yang juga menjadi bagian dari kepanitiaan peringatan HUT RI ke-81 di GPIB Zebaoth Bogor menggelar berbagai perlombaan untuk jemaat.
Ketua II PHMJ (Pelaksana Harian Majelis Jemaat) GPIB Zebaoth Bogor, Pnt. Daud Darenoh, mengatakan berbagai perlombaan disiapkan untuk melibatkan jemaat dari berbagai kelompok usia dan latar belakang.
“Ada berbagai lomba, mulai dari tenis meja hingga melukis dan makan kerupuk. Jemaat dari berbagai suku yang ada di Zebaoth menyatu. Inilah Indonesia mini,” kata Daud.
Kemeriahan peringatan HUT RI ke-81 tersebut juga melibatkan anak-anak hingga orang tua.
Lapangan parkir gereja yang menjadi pusat kegiatan semakin ramai ketika rangkaian acara memasuki sesi hiburan dan kebersamaan.
Para peserta upacara pun larut dalam suasana meriah dengan mengikuti alunan musik dan berjoget bersama.
Teriknya matahari Bogor tidak menyurutkan semangat jemaat. Suasana kebersamaan justru semakin terasa, menjadikan peringatan HUT RI ke-81 di GPIB Zebaoth Bogor bukan hanya sebagai momentum mengenang kemerdekaan, tetapi juga memperkuat persatuan di tengah keberagaman jemaat. (yd/fs)








Komentar