JAKARTA – Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta,Hj.Inad Luciawaty mengajak warga untuk memilah sampah dari rumah, sebagai langkah nyata untuk menjaga lingkungan demi masa depan yang lebih baik.
Hal tersebut disampaikan oleh Legislator PKS di sela sela Kegiatan Peningkatan Fungsi Pengawasan Produk Hukum Daerah di lingkungan RT 05/05 Kelurahan Sukabumi Selatan, Kecamatan Kebun Jeruk, Jakarta Barat.
Menurut Inad Luciawaty, pemilahan sampah dari sumber tentunya menjadi langkah penting untuk memperkuat pengelolaan sampah di Jakarta.
Mayoritas timbunan sampah berasal dari rumah tangga, sementara hampir separuhnya merupakan sampah organik dan sebagian lainnya masih berpotensi didaur ulang.
“Pemilihan sampah sangat penting untuk mengurangi volume sampah yang ada di lingkungan, dan terkait hasil pemilahan sampah itu juga ada nilai ekonominya. Contohnya, Sampah an organik seperti botol , kardus.Sampah An organik itu nantinya bisa laku dijual ke pengepul dan juga ada nilainya disana,”kata Inad Luciawaty, Senin (11/5)
Inad Luciawaty juga meminta kepada masyarakat agar tidak membakar sampah, karena sangat membahayakan untuk kesehatan, juga bisa berdampak pada terjadinya bahaya kebakaran.
Dijelaskan Inad Luciawaty, masalah pemilahan sampah ada 4 item yang diantaranya adalah, sampah organik dan sampah an organik,
sampah B3 juga sampah residu. Masyarakat perlu tahu bahwa mulai bulan Agustus 2026, pembuangan akhir Bantar Gebang ditutup,
“Dengan dilakukannya pemilahan sampah tersebut, setidaknya dapat membantu untuk mengurangi volume sampah yang ada dilingkungan masyarakat,” ujar mantan Ketua TP PKK Jakarta Barat. (ta)








Komentar