JAKARTA – Langkah Bank Jakarta menyebar bantuan modal kepada ratusan pedagang di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur mendapat acungan jempol dari Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ). Langkah tersebut tak lepas dari peran Perumda Pasar Jaya yang berhasil menjembatani antara para pedagang dan bank milik Pemprov DKI.
Ketua Umum FPPJ Endriyansyah mengakui kolaborasi yang melibatkan Bank Jakarta, Pasar Jaya, dan Pemprov DKI melahirkan program yang sangat bermanfaat bagi pelaku UMKM. “Kami menilai Perumda Pasar Jaya menunjukkan langkah nyata dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dengan memfasilitasi ratusan pedagang Pasar Induk Kramat Jati menjadi mitra sekaligus nasabah Bank Jakarta melalui program bantuan modal,” kata Endriyansyah di Jakarta, Selasa (1/9).
Menurutnya, hasil kolaborasi tersebut bukan sekadar penyaluran kredit, melainkan upaya membangun ekosistem usaha yang sehat bagi pedagang tradisional. Apalagi bantuan modal yang didapatkan setiap pedagang, nilainya cukup besar, mencapai ratusan juta rupiah.
“Perumda Pasar Jaya berhasil menjadi jembatan yang menghubungkan ratusan pedagang dengan Bank Jakarta. Ini adalah langkah nyata yang manfaatnya langsung dirasakan pedagang kecil. Mereka tampak bahagia dengan adanya bantuan tersebut guna memperbesar jaringan usaha,” ujar Endriyansyah.
Menurutnya, selama ini cukup banyak pedagang yang kesulitan memperoleh akses pembiayaan dari lembaga keuangan formal. Kondisi tersebut membuat sebagian pelaku usaha bergantung pada pinjaman informal dengan bunga tinggi dan sistem pembayaran harian yang justru menggerus keuntungan usaha.
Sebagaimana diketahui, Bank Jakarta secara simbolis menyerahkan bantuan modal kepada ratusan pedagang Pasar Induk Kramat Jati. Acara yang berlangsung di Kramat Jati tersebut dihadiri Wakil Gubernur DKI Rano Karno. (jo)







Komentar