POSKOTA.CO – Keluhan warga Kota Depok terkait maraknya ‘pak ogah’ dipersimpangan jalan membuat geram jajaran tim gabungan Metro Polres Depok terlebih semakin membuat resah masyarakat pemakai kendaraan dan jalan yanb ada.
Tindakan tegas dilakukan tim gabungan jajaran Polres Metro Depok terlebih setelah mendapatkan laporan seorang sopir taksi online yang mengalami tindakan tidak terpuji dari oknum ‘pak ogah’ saat melintas di Jalan Raya Margonda benerapa hari lalu, kata Kasat Lantas Polres Depok, AKBP Bonifacius, Senin (16/12).
Laporan tidak menyenangkan salah satu sopir taksi online bernama Bas’ri Fathailah dengan Laporan polisi Bar’ri bernomor: STTLP/B/102/1/2023/SPKT/POLRES METRO DEPOK/POLDA METRO JAYA. Langsung ditindak lanjuti dengan menyisir sepanjang Jalan Raya Margonda, Depok.
Menurut dia, hasil penyisiran tim gabungan berhasil mencokok sekitar 12 orang okjum yang selama ini menjadi ‘pak ogah’ di benerapa pertigaan dan pitaran atau U turn di sepanjang Jalan Raya Margonda, Depok.
Penangkapan atau pencokokan ke 12 orang ‘pak ogah’ tersebut setelah korban Bas’ri F, sopir taksi online menceritakan kejadian pembaretan bodi mobil di U-turn Margonda Residence, Jalan Margonda Raya.
Sebelum dirinya melaporkan kejadian ke Polres Depok, imbuh dia, sudah melaporkan ke pospol Margonda lampu merah, yaudah saya bikin laporan. Saya diarahin ke Polres. Akhirnya saya bikin laporan di Polres.
Kejadian pembaretan bodi mobol saat korban Bas’ri ingin putar balik dari arah Juanda dan tidak memberikan uang kepada penjaga putaran tersebut. Mobil langsung dibaret dengan sengaja menggunakan sehuah benda tajam karena terlihat dan terdengar langsung, pelaku menggunakan kaos berwarna merah yang pelaku langsung kabur.
Korban Bas’ri yang juga Mantan wartawan foto dari salah satu media nasional di Jakarta ini mengungkapkan peristiwa seperti ini tidak terjadi pada dirinya saja tapi ada beberapa korban lain dan sempat viral. Langsung ditanggapi jajaran Polres Depok dengan cepat dan berhasil meringkus belasan oknum ‘pak ogah’. Kini kasusnya ditangani Polres Depok. (anton/fs)







Komentar