JAKARTA-Mengambil tema “Satu bingkai, Sejuta Cerita, Kita mungkin telah berubah tetapi tawa kita tetap sama” SMA Negeri 26 Jakarta Angkatan 1986 menggelar Reuni Akbar 40 Tahun dengan tagline “Gak Ada Lo Gak Rame”. Acara reuni yang bertempat di Lume Coffee, Tebet Jakarta Selatan ini berlangsung sangat meriah yang dihadiri sekitar 170 alumnus.
“Alhamdulillah kami mengucapkan terima kasih kepada teman-teman sekalian. Karena di tengah kesibukan masing-masing ternyata teman-teman masih menyediakan waktunya untuk ber sama-sama berkumpul menghadiri undangan panitia,” kata Ketua Panitia Reuni Akbar 40 Tahun kelulusan Angkatan 1986 SMAN 26 Jakarta, Fuad Pahlevi dalam sambutannya, Minggu 19/07/2026.
Fuad berharap, momentum empat dekade kelulusan ini tidak hanya sekadar ajang temu kangen, tetapi juga menjadi wadah mempererat persaudaraan, memperkuat solidaritas, serta menumbuhkan kepedulian sosial diantara para alumni.
“Kami ingin reuni akbar ini tidak sekadar ajang bernostalgia. Tetapi ada nilai pengabdian, penghormatan kepada guru, kepedulian sosial, serta kontribusi nyata kepada sekolah dimana kita sempat menimba ilmu,” ungkap Fuad yang dulu sempat menjabat sebagai Ketua OSIS.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada segenap panitia yang selama berminggu-minggu menyiapkan kegiatan ini tanpa merasa lelah sehingga acara bisa berlangsung sukses dan meriah. “Meski persiapan tergolong singkat, saya mengapresiasi acara tetap berlangsung meriah,” ujarnya.
Irma yang sempat duduk di Kelas 3 IPA 1 mengaku sangat terharu bisa kembali berkumpul dengan teman-teman sekelasnya setelah 40 tahun berpisah. Ia tidak mengira meskipun kini teman-temannya telah berkarier di berbagai profesi ternyata sikap mereka tidak ada yang berubah sama sekali.
Bercanda Seperti saat Masih SMA
“Kami seolah-olah lupa bahwa usia kami rata-rata sudah mendekati kepala enam, tetapi kami masih bisa bercanda dan tertawa seperti saat masih berkumpul di dalam satu kelas dengan berseragam putih abu-abu,” ujar Irma yang kini bermukim di Kota Bogor, Jawa Barat.
Dia juga mengaku salut dengan mereka yang datang dari jauh demi melepas rasa kangen kepada teman-temannya sewaktu menimba ilmu di SMAN 26 Jakarta. Misalnya Ibink yang kini bermukim di Kota Salatiga, Gawat yang bermukim di Semarang, serta Hermin Gunung yang kini bermukim di Kota Bandung yang dengan sengaja hadir demi memeriahkan acara sekaligus melepaskan rasa kangen setelah 40 tahun berpisah.
Suasana akrab dan kebersamaan yang terjalin ternyata membuat mereka seakan enggan cepat-cepat berpisah. Acara reuni yang berlangsung hampir 5 jam tersebut terasa terlalu singkat buat mereka. Tidak sedikit diantaranya yang melanjutkan acara lepas kangen tersebut dengan berpindah ke sejumlah kafe di sekitar lokasi acara.
“Belum puas rasanya mendengar cerita teman-teman setelah 40 tahun berpisah. Makanya saya mau pindah ke kafe lain untuk melanjutkan obrolan,” kata Ibink yang sengaja datang dari Kota Salatiga, Jawa Tengah untuk kembali bertemu dengan teman-teman sekelasnya yang dulu menjadi tempat curhatnya.
Hal senada diungkapkan oleh Torik ex 3 IPA 5 yang merasa sangat terharu karena masih bisa bertemu kembali dengan teman-temannya yang sempat menghilang selama 40 tahun. Kendati demikian dia tetap merasa sangat bahagia melihat tawa dan canda teman-temannya yang ternyata masih tetap sama seperti saat bersekolah dulu.
“Meskipun usia mereka sudah terbilang cukup berumur. Tetapi lagaknya masih tetap gak berubah, tetap sama seperti saat masih duduk di bangku sekolah dulu. Momen reuni memang seolah bisa membolak-balik waktu. Saat bercanda kami seolah lupa bahwa kami bukan lagi anak SMA,” katanya sambil tertawa.
Sementara itu Rari yang ikut terlibat dalam kepanitiaan mengaku sangat bahagia mengetahui sambutan yang sangat positif yang dilontarkan teman-temannya. Dia bersama teman-teman panitia lainnya mengaku cukup serius menyiapkan acara spesial ini.
“Syukurlah jika ternyata teman-teman yang hadir dalam reuni ini mengaku puas dengan acara yang disiapkan panitia. Meski persiapan cukup singkat ternyata semua sesi acara berjalan sesuai rencana,” tambahnya. (**)








Komentar