oleh

Implementasi Manajemen Kecepatan untuk Mencapai Tujuan Road Safety

-Komunitas-61 views

POSKOTA.CO – Manajemen kecepatan merupakan bagian mendasar dalam mengimplementasikan road safety policing untuk mencapai lalu lintas yang aman selamat tertib dan lancar. Selain itu juga meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan dan memberikan pelayanan yang prima.

Manajemen kecepatan selain untuk menganalisa dan menemukan algoritma kecepatan dan perilaku berlalu lintas juga untuk menjawab dan mendukung :

1. Manajemen kebutuhan,
2. Manajemen kapasitas,
3. Manajemen prioritas dan
4. manajemen emergency.

Audit kecepatan merupakan bagian pendukung program program IT for road safety yg dpt dikaitkan dg :
A. SSC ( safety and security centre) khususnya pd :
1. Penanganam rekayasa lalu lintas pd ruas atau penggal jalan yang menjadi black spot atau rawan kecelakaan dan trouble spot atau daerah rawan perlambatan sd kemacetan
2. penindakan pelanggaran lalu lintas pd e tilang maupun etle
3. Dikaitkan dg TAR ( traffic attitude record) atau catatan perilaku berlalu lintas dan de merit point system
4. TAEW ( traffic accident early warning).

ilustrasi

B. Intan ( intellegent traffic analysis) yang memcakup :
1. Call and command centre
2. Sistem peta digital
3. Sistem e turjagwali ( pengaturan penjagaan dan patroli virtual maupun aktual)
4. Quick response
5. Sistem pelayanan publik di bidang LLAJ

C. PSC ( public safety centre)
Program kegawat daruratan yg salin kait mengkait pd sistem penanganan korban dari Tkp ( tempat kejadian perkara) sd rumah sakit. Program ini dikaitkan dg program dinas kesehatan dan ambulan.

D. Smart city
Untuk mendukung program RSPA ( road safety partnership action) dalam sinergitas antar pemangku kepentingan membangun sistem terpadu maupun pencapaian tujuan smart city melalui smart living dan smart mobility

E. Penanganan manajemen rekayasa lalu lintas pd kawasan ( pariwisata, antar moda transportasi angkutan umum, angkutan sungai danau dan penyeberangan, kawasan industri, kawasan perbatasan, jalur lintasan toll maupun arteri dsb).

F. Program algoritma road safety
Sbg sistem big data, analisa, dan produk yg berupa infografis, info statistik, info virtual yg merupakan prediksi antisipasi dan solusi yg real time any time dan on time.

F. Mendukung program pemerintah untuk kebijakan dan implementasi ERP ( electronic road pricing), Electronic toll collecting, E Parking, dsb

Langkahlangkah untuk implementasi audit kecepatan sbg bagian dr manajemen kecepatan dan sinergi dg program2 IT for road safety lainnya :
1. Pemetaan survey lokasi yang dpt dijadikan sample atau sesuai dg program pemantauan kecepatan pd balck spot di jalur toll maupun di arteri ( koordinasibdg polda n polres)
2. Peralatan yang statist maupun portable disiapkan dilengkapi dg pedoman dan petunjuk pemgoperasionalannya
3. Melatih petugas yg akan mengawaki scr virtual maupun pelatihan scr aktual bertahap fan berkesinambungan
4. Tim IT menyiapkan model aplikasi pengoperasionalan dan sinergitas dg it for road safety lainnya
5. Kesiapan dan mulai implementasi dan mulai inputing data uji coba
6. Panduan pelaksanaan hingga sopnya disiapkan
7. Monitoring dan evaluasi dan menyiapkan tim transformasi sbg back up system
8. Menyiapkan pola pengembangan program tahuntahun kedepan
9. Membuat time line implementasi n auditnya

Setidaknya 9 langkah tsb menjadi landasan dasar penggunaan alat dan sistem audit kecepatan yang mampu mendukung implementasi manajemen kecepatan dan sinergitas dg sistem2 it for road safety ( toad safety policing) secara virtual maupun aktual untuk mencapai tujuan road safety. (Cryshnanda DL)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *