oleh

Dibuang-buang dan Dilupakan

POSKOTA.CO – Hidup dan kehidupan ini sangat banyak hal yang patut menjadi catatan, sayangnya seringkali dibuang begitu saja bahkan dilupakan. Dibuangnya bahkan tidak hanya sekali bahkan hingga berkali kali. Agar lepas dr ingatan. Baik buruk pahit manis indah buruk hidup merupakan catatan.

Sebenarnya ada saja hal menarik di balik semua itu. Dalam kesusahan dan kesedihanpun ada hikmah yang dapat menjadi kekuatan dan penguatan. Kecanduan pujian kelekatan diterima kenyamanan diterima membuat lemah jiwa bahkan tidak kuat menghadapi sesuatu yg berbeda.

Baper, curiga, ke ge eran produk sakit sebenarnya yg melemahkan atau menggerus hati untuk bersyukur. Hati dicekoki demgan sesuatu yg harum terus menerus tidak peka akan bau busuk. Indera yg berada dalam menara gading tdk memahami beceknya pasar tdk paham sulitnya mencari makan bahkan tidak paham perjuangan di bantaran sungai dan di pembuangan akhir.

Indera yg sebatas pada kungkungan penjara jiwa tidak akan peduli penderitaan. Kita dapat melihat bagai mana Sidarta Gautama sadar dan menjadi budha. Karena ia melihat orang menjadi tua, orang sakit bahkan orang mati. Ketakutan ketakutan itulah yg membuat jiwa menyaring perjalanan hidup.

Menyaring yg mencandu bahkan membuang buang dan melupakan yg menyehatkan. Ya itulah manusia. Ketika mendapat candu ia akan berbunga bunga merasai terbang bagai dewa. Ketika ada yg berseberangan tanduknya keluar seakan dunia akan terbelah. Dendam dengki dalam jiwanya terus membara.

Perjalanan hidup dibilang panjang ya panjang dibilang pendek ya pendek. Tergantung bagaimana menikmatinya. Hidup ini harapan sekaligus anugerah. Kekuatan kelemahan kesehatan sakit hingga kematian merupakan sesuatu yg patut mjd catatan sejarah. Walau sebatas dalam hidup diri kita sendiri. Bagaimana kita mengisi memberdayakan dan menikmatinya. (cdl) Jkt 20 April 2021

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *