oleh

Berpikirlah tentang Neraka dan Raihlah Surga

ALLAH subhanahu wa ta’ala telah berfirman, “Bukan demikian! Barangsiapa berbuat keburukan dan dosanya telah menenggelamkannya, maka mereka itu penghuni neraka. Mereka kekal di dalamnya. Dan orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, mereka itu penghuni surga. Mereka kekal di dalamnya.” (QS. Al-Baqarah, 2:81-82).

Rasulullah  Shalallahu alaihi wa sallam telah bersabda, “Apabila seseorang di antaramu telah mati, maka dia diberitahu tempatnya pada pagi dan sore hari. Bila dia ahli surga, maka diberitahukan kepadanya bahwa dia ahli surga. Bila dia ahli neraka, maka diberitahukan kepadanya bahwa dia ahli neraka, yaitu dikatakan kepadanya: “Inilah tempatmu, sampai kamu dibangkitkan oleh Allah nanti pada hari kiamat.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Neraka adalah kegelapan gulita, api yang berkobar dan membakar, yang bahan bakarnya manusia dan batu. Setiap kali ditanyakan kepada neraka, “Apakah engkau telah penuh?” neraka menjawab, “Apakah masih ada tambahan lagi?” Terdapat rantai-rantai, yang setiap rantainya mempunyai panjang tujuh puluh hasta. Ada makanan yang berasal dari cairan nanah, buah-buahan yang tidak mengenyangkan, gada-gada yang terbuat dari besi, bau-bauan yang sangat menjijikkan, pakaian dari api, baju dari ter, air yang mendidih yang memutus-mutus pencernaan.

Semua itu Allah SWT sediakan bagi orang-orang yang berdosa, orang-orang kafir, orang-orang munafik, orang-orang yang sombong, para pembangkang, orang-orang yang berbuat kerusakan, dan orang-orang yang termasuk dalam kelompok ini.

Keimanan kita terhadap adanya neraka, dengan azabnya yang sangat pedih, mendorong kita untuk benar-benar berlindung darinya. Itu dilakukan dengan cara banyak berhubungan dengan Allah SWT dan meningkatkan amal kebajikan. Neraka adalah kenyataan yang benar-benar ada, dan tidak ada yang dapat menyelamatkan seseorang darinya kecuali amal kebajikan.

Rasulullah SAW telah bersabda, “Barangsiapa merasa rindu kepada surga niscaya ia bersegera untuk mengerjakan hal-hal yang baik, dan barangsiapa merasa takut terhadap neraka, niscaya ia melupakan nafsu syahwatnya. Barangsiapa menunggu-nunggu kematiannya, niscaya semua kelezatan tiada arti baginya. Dan barangsiapa ber-zuhud dari perkara duniawi, niscaya semua musibah akan terasa ringan baginya.” (HR. Baihaqi melalui Ali k.w.).

Orang yang benar-benar merindukan surga, pasti rajin beramal saleh; dan orang yang benar-benar takut akan siksa neraka, pasti menjauhi nafsu syahwat; dan orang yang menunggu-nunggu saat kematiannya, pasti semua kesenangan tidak dapat dirasakan; dan orang yang benar-benar ber-zuhud terhadap duniawi, niscaya mudah menghadapi semua musibah.

Rasulullah SAW dalam hadits lain bersabda, “Sesungguhnya orang yang dapat masuk surga itu hanyalah orang yang mengharapkannya, dan sesungguhnya orang yang menjauhi neraka itu hanyalah orang yang takut kepadanya, dan sesungguhnya Allah Swt. hanya merahmati orang yang belas kasihan.” (HR. Baihaqi melalui Ibnu Umar r.a.).

Sesungguhnya yang masuk surga itu hanyalah orang-orang yang mengharap-harapkannya, yaitu dengan mengerjakan amal ketaatan yang menghantarkannya ke dalam surga. Sesungguhnya yang menjauhi neraka itu hanyalah orang-orang yang takut terhadapnya, yaitu dengan meninggalkan hal-hal yang dapat menjerumuskan dirinya ke dalam neraka. Sesungguhnya Allah Swt hanya membelaskasihani orang-orang yang berhati penyayang kepada sesamanya.

Rasulullah  shalallahu alaihi wa sallam telah bersabda, “Calon penghuni surga adalah seseorang yang Allah Swt. penuhkan kedua telinganya dengan pujian baik orang lain terhadap dirinya, sedangkan dia sendiri mendengar langsung (hal tersebut). Dan calon penghuni neraka adalah seseorang yang Allah penuhkan kedua telinganya dengan pujian buruk orang lain terhadap dirinya, sedangkan dia sendiri mendengar langsung (hal tersebut).” (HR. Ibnu Majah melalui Ibnu Abbas r.a.).

Ahli surga ialah seseorang yang kedua telinganya banyak mendengar pujian orang-orang terhadapnya mengenai kebaikannya. Makna yang dimaksud ialah bahwa hal ini dilakukan oleh Allah Swt terhadapnya sebagai tambahan nikmat buatnya selain dari pahala yang ia terima dari-Nya.

Ahli neraka ialah seseorang yang kedua telinganya banyak mendengar cacian cemoohan orang-orang terhadap dirinya mengenai keburukan yang telah dikerjakannya. Hal ini dimaksudkan sebagai tambahan siksa buatnya selain dari siksa yang akan ia terima nanti di akhirat.

Rasulullah  shalallahu alaihi wa sallam telah bersabda, “Diharamkan masuk neraka setiap orang yang berwatak lembut, mudah, dan akrab dengan manusia.” (HR. Ahmad).

Di antara hal-hal yang menyebabkan seorang muslim haram masuk neraka ialah bila ia mempunyai sifat ramah, lemah lembut, dan mudah dekat dengan orang-orang. Hal-hal tersebut termasuk sebagian dari akhlak yang mulia.

Rasulullah  shalallahu alaihi wa sallam telah bersabda, “Amal surga adalah jujur, apabila seorang hamba berbuat jujur berarti ia telah bertaqwa, apabila ia bertaqwa berarti ia beriman, dan apabila ia beriman berarti ia masuk surga. Amal neraka adalah dusta, apabila seorang hamba berdusta berarti ia telah berbuat durhaka, dan apabila ia berbuat durhaka berarti ia telah ingkar, dan apabila ia ingkar berarti ia masuk neraka.” (HR. Ahmad melalui Ibnu Umar r.a.).

*Rasulullah* shalallahu alaihi wa sallam telah bersabda, “Ada empat perkara, barangsiapa dalam dirinya terdapat keempat perkara tersebut, niscaya Allah mengharamkan neraka baginya, dan niscaya Dia memeliharanya dari setan, yaitu: seseorang yang dapat menguasai dirinya ketika berkeinginan, ketika merasa takut, ketika berselera, dan ketika marah. Dan ada empat perkara lainnya, barang siapa dalam dirinya terdapat keempatnya niscaya Allah Swt akan menyelimutinya dengan rahmat-Nya dan akan memasukannya ke dalam surga, yaitu: seseorang yang memberi tempat berteduh kepada orang yang miskin, belas kasihan kepada orang yang lemah, lemah lembut terhadap hamba sahaya, dan menafkahi kedua orang tuanya.” (HR. Hakim).

Barang siapa yang dapat menahan dirinya sewaktu berkeinginan, dapat menguasai dirinya ketika merasa takut, dan dapat mengekang dirinya sewaktu berselera, serta dapat menahan dirinya ketika sedang marah, niscaya Allah tidak akan memasukannya ke dalam neraka dan memeliharanya dari godaan setan.

Yang dimaksud dengan berkeinginan ialah menyangkut masalah nafsu syahwat; yang dimaksud rasa takut ialah yang berkaitan dengan nahi munkar, dan yang di maksud dengan berselera ialah berkaitan dengan masalah makanan, pakaian, kendaraan, dan lain sebagainya yang berlebihan, sedangkan yang menyangkut marah, dikecualikan marah yang karena Allah Swt.

Barang siapa yang memberikan tempat berteduh kepada orang miskin, belas kasihan terhadap orang yang lemah, kasih sayang kepada hamba sahaya, dan menjamin penghidupan kedua orang tuanya, niscaya Allah akan melimpahkan rahmat kepadanya dan memasukannya ke dalam surga-Nya.

Rasulullah  shalallahu alaihi wa sallam telah bersabda, “Barangsiapa membela kehormatan saudaranya tanpa sepengetahuannya, maka sudah menjadi kewajiban bagi Allah untuk memeliharanya dari neraka.” (HR. Ahmad). “Barangsiapa membela kehormatan saudaranya, niscaya Allah akan memalingkan wajahnya dari neraka pada hari kiamat.” (HR. Ahmad melalui Abud Darda, juga diketengahkan pula oleh Imam Tarmidzi.).

Balasan bagi orang yang membela kehormatan saudaranya yang dihina oleh orang lain tanpa sepengetahuannya ialah dipelihara oleh Allah dari siksa neraka. Dalam hadits lain dinyatakan bahwa barangsiapa diumpat dihadapannya salah seorang dari saudaranya yang muslim, sedangkan ia mampu membelanya lalu ia tidak membelanya, maka Allah akan menghinakannya di dunia dan akhirat.

Semoga kita istikomah untuk menjalankan kebaikan agar kita terhindar dari siksa neraka dan akhirnya kita dimasukan ke Surga-Nya. Semoga.

Karsidi Diningrat

1. Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Bandung.
2. Sekjen FORSIMAS (Forum Silaturahmi Kemakmuran Masjid Asean) Indonesia.
3. Mantan Pengurus DKM Masjid Raya Bandung.
4. Mantan Ketua PW Al Washliyah Jawa Barat 2010 s/d 2019.
5. Penasehat PW Al Washliyah Jawa Barat 2019 s/d 2023.
6. Anggota Pengurus Besar Al Washliyah 2015 s/d 2020.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *