oleh

Komentar Ketua YLBHI soal Buzzer, Ditanggapi Tokoh Muda PSI

-Nasional-133 views

POSKOTA.CO – Komentar Asfinawati soal buzzer, disesalkan tokoh muda PSI (partai solidaritas Indonesia) Muanas Alaidid. Dalam statusnya di facebok menyebut, Lembaga hukum tapi mudah tuduh tanpa pengetahuan. Banyak orang yg berpendapat & menulis dimedsos karena nurani bkn bayaran, yg hrsnya ditertibkan itu hoax & ancam kerusuhan jgn lihat kelompoknya. ‬

Tanggapan Muanas Alaidid, Minggu (14/6/20) sebagai tepisan dari ucapan di media Tempo.co(3/6/20) Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia, Asfinawati, menilai Presiden Joko Widodo atau Jokowi tidak mau menertibkan buzzer dan para pendukungnya. Menurutnya presiden bisa menghambat apa yang dilakukan buzzer, namun sebaliknya, sinyal yang menguat justru pemerintah seolah merestui.

“Ada buzzer yang biasa saja, tapi ada yang sangat keterlaluan, ada pernyataan yang meluluh lantakan demokrasi kita. Yang gitu harus dikasih tahu dong, kan tidak mungkin kalau buzzer atau influencer bergerak apabila dihambat,” kata Asfinawati dalam diskusi daring yang digelar oleh ILUNI UI.

Asfinawati – tempo –

Netizen pun akhirnya memberikan komentar pada status di FB, diantaranya Ria Ellen, kebangetan bodohnya, Sunardi Sutan, semua ujungnya kok Jokowi……, Varida Nurwanti, yang harus ditertibkan malah dianya, Hendra Kristian, Lembaga ra cetooo… Mgkin bagi mereka klo udah bersebrangan dengan pemerintah mereka jadi hebat, Hari Purwanto, YLBHI Kok ngemengnya katanya katanya…beda banget sama jaman Alm Mas Munir.

YLBHI selalu nuntut demokrasi & kebebasan berpendapat, Padahal kagak siap juga kelompok mereka ada masyarakat beda pandangan dengannya, sampai levelnya Ketua YLBHI gegeran sibuk soal tuduh buzzer.

Mestinya sebagai lembaga yang dianggap paham hukum kalian harusnya tetap berpegang pada prinsip pembuktian & fakta hukum untuk mengedukasi publik, jangan berpihak apalagi ini soal tuduhan bukan katanya2. (oko)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *