oleh

Bukan Soal di Mana Belajarnya, tapi Seberapa Siap Bersaingnya: 4.488 Lulusan UT Siap Kuasai Panggung Profesional

JAKARTA-Direktur UT Jakarta Drs. Moh. Muzammil, M.M., menekankan bahwa pengalaman belajar jarak jauh justru dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk membangun kemampuan yang relevan dengan tuntutan dunia kerja saat ini. Pesan tersebut sejalan dengan pandangan Rektor UT Prof. Dr. Ali Muktiyanto dalam sambutannya.

Ia menekankan bahwa wisuda bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal bagi lulusan untuk memasuki kehidupan yang lebih luas, di tengah perubahan teknologi, dunia kerja, ekonomi, dan kehidupan sosial yang berlangsung cepat. Karena itu, lulusan UT diharapkan terus mengembangkan kemampuan beradaptasi dengan tetap terbuka terhadap pembelajaran dan pengalaman baru.

Mentalitas adaptif yang ditekankan tersebut tidak berhenti pada kemampuan mengikuti perkembangan teknologi. Dalam sambutannya, Rektor juga menggarisbawahi bahwa kemampuan beradaptasi perlu berjalan bersama integritas, kejujuran, tanggung jawab, etika, dan kepedulian terhadap sesama. Teknologi, menurut pesan yang disampaikan, perlu dimanfaatkan secara bijaksana untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Rektor UT Prof. Dr. Ali Muktiyanto.

Dengan pengalaman belajar yang menuntut kemandirian dan kedisiplinan, lulusan UT memasuki dunia kerja dengan pengalaman menghadapi berbagai kondisi pembelajaran serta memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari proses pendidikan.

Sistem pembelajaran jarak jauh juga telah melatih mahasiswa untuk mengatur waktu dan bertanggung jawab terhadap proses belajarnya sendiri, yang dalam sambutan rektor disebut sebagai modal penting menghadapi dunia profesional yang dinamis.

Dunia kerja modern pada akhirnya tidak hanya mempertanyakan di mana seseorang menempuh pendidikan, tetapi juga bagaimana ia menggunakan pengetahuan dan pengalaman untuk menyelesaikan persoalan. Fleksibilitas, literasi teknologi, kemampuan belajar secara mandiri, serta orientasi pada penyelesaian pekerjaan menjadi kemampuan yang semakin dibutuhkan dalam lingkungan profesional yang terus mengalami perubahan.

Mahasiswa UT mungkin tidak selalu terlihat memenuhi ruang kelas fisik setiap hari. Namun, proses belajar yang berlangsung di balik layar digital menghadirkan tantangan tersendiri. Mereka dituntut mengelola waktu di tengah pekerjaan dan keluarga, menjaga kedisiplinan, serta menyelesaikan pendidikan melalui proses yang membutuhkan ketekunan. Dalam sambutan Rektor UT, perjalanan tersebut disebut sebagai bukti kemandirian, ketangguhan, dan daya juang para lulusan.

Karena itu, toga yang dikenakan para wisudawan UT Jakarta hari ini bukan sekadar simbol kelulusan. Di baliknya terdapat perjalanan panjang untuk belajar, beradaptasi, dan menyelesaikan tanggung jawab akademik. Setelah wisuda, perjalanan tersebut berlanjut ke ruang yang lebih luas: dunia profesional dan masyarakat yang menuntut lulusan untuk terus belajar.

Pesan itu pula yang menjadi penutup penting bagi para wisudawan. Rektor UT mengingatkan agar lulusan tidak berhenti belajar setelah memperoleh gelar, terus mengembangkan kompetensi, terbuka terhadap pengalaman baru, serta berani mengambil peluang. Ilmu dan pengalaman selama menempuh pendidikan di UT diharapkan menjadi bekal untuk berkarya, memberikan manfaat, dan menjaga nama baik almamater melalui integritas serta kontribusi di masyarakat.

Tentang Universitas Terbuka Jakarta

Universitas Terbuka (UT) adalah Perguruan Tinggi Negeri ke-45 di Indonesia yang diresmikan pada 4 September 1984 berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 41 Tahun 1984. UT menerapkan sistem pembelajaran jarak jauh dan terbuka, yang memungkinkan siapa saja untuk mengakses pendidikan tinggi tanpa batasan usia, tahun ijazah, masa belajar, waktu registrasi, maupun frekuensi mengikuti ujian.

Dengan visi “Menjadi Perguruan Tinggi Terbuka dan Jarak Jauh (PTTJJ) berkualitas dunia,” UT memiliki 39 kantor layanan (UT Daerah) yang tersebar di seluruh Indonesia, serta 1 Kantor Pusat Pengelolaan Mahasiswa Luar Negeri. Salah satu kantor layanan dengan jumlah mahasiswa terbanyak adalah Universitas Terbuka Jakarta, yang berlokasi di Jl. Jend. Ahmad Yani No.43, Matraman, Jakarta Timur.

Tingginya minat masyarakat untuk mendaftar di Universitas Terbuka Jakarta menjadi motivasi bagi UT dalam terus meningkatkan layanan dan akses informasi bagi calon mahasiswa, khususnya di wilayah jangkauan UT Jakarta. (fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *