oleh

ITB Pamerkan Motor Listrik Modultrax dalam Pameran Riset dan Inovasi Industri KSTI 2025

BANDUNG-Institut Teknologi Bandung (ITB) sebagai tuan rumah Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2025 sekaligus perguruan tinggi unggulan dalam bidang kendaraan listrik turut berkontribusi dalam Pameran Hasil Riset dan Inovasi Industri digelar di Sasana Budaya Ganesa (Sabuga), yang berlangsung tanggal 7–9 Agustus 2025. Produk riset dan inovasi yang ditampilkan pada stan sektor Hilirisasi dan Industrialisasi adalah sepeda motor listrik Modultrax, Jumat (08/08/2025).

Sepeda motor listrik Modultrax merupakan akronim dari Modular Utility Transport All Terrain, dengan konsep kendaraan utility yang dapat digunakan dalam segala medan. Modultrax juga dirancang memiliki sistem kargo modular, sehingga dapat memuat peralatan pertanian, rak pengangkut, maupun perkakas lainnya sesuai kebutuhan.

Ide penciptaan Modultrax bermula dari kebutuhan distribusi vaksin pencegahan COVID-19 ke daerah pelosok Indonesia. Selain itu, ide ini juga digagas bersamaan dengan adanya pengembangan ekosistem pembangkit listrik modular pada pulau yang belum terjangkau distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM).

Modultrax sebagai sepeda motor listrik dilengkapi pembangkit listrik tenaga surya, sehingga dapat beroperasi secara mandiri di daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar 3T), tanpa tergantung aliran listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD). Dengan demikian, Modultrax juga dapat berfungsi sebagai modul portable powerbank yang praktis untuk berbagai kegiatan pendukung produktivitas, resiliensi terhadap energi, hingga mitigasi terjadinya bencana alam.

Sepeda motor listrik Modultrax merupakan hasil kolaborasi Dosen Kelompok Keahlian (KK) Manusia dan Desain Produk Industri Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB, Bismo Jelantik Joyodiharjo, dengan PT Ganding Toolsindo dalam penyediaan CNC Bending Pipe dan 3D Scan. Mesin tersebut digunakan untuk meningkatkan akurasi hasil desain Modultrax dengan teknologi 3D CAD (Computer Aided Design).

Bismo menjelaskan terdapat berbagai integrasi bidang keilmuan yang terlibat dalam proses pembuatan Modultrax. Menurutnya, kolaborasi seperti ini memberikan pembelajaran dan pengalaman baru, seperti standardisasi manufaktur yang digunakan dalam sektor industri.

“Pengalaman seperti ini bisa jadi masukan untuk para peneliti, kemudian dapat diteruskan sebagai bahan ajar untuk mahasiswa,” tutur Bismo.

Diperkirakan, Total Komponen Dalam Negeri (TKDN) pada produk Modultrax mencapai 75%. Capaian ini turut mendukung upaya kemandirian energi melalui industrialisasi serta penerapan teknologi tepat guna di pelosok negeri. Penggunaan sepeda motor listrik Modultrax telah diimplementasikan di Desa Matotonan, Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatera Barat, Indonesia.

Pameran ini merupakan bagian dari rangkaian Acara KSTI yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Pameran ini menampilkan hasil riset unggulan dari perguruan tinggi, pusat riset, maupun industri dari berbagai mitra perusahaan dalam delapan sektor prioritas, yaitu pangan, energi, kesehatan, pertahanan, maritim, hilirisasi dan industrialisasi, digitalisasi AI dan semikonduktor, serta material dan manufaktur maju. (fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *