oleh

Universitas IPWIJA Meluluskan 349 Wisudawan, Gandeng Yayasan Jateng Nusantara untuk Magang Luar Negeri

JAKARTA – Universitas IPWIJA resmi meluluskan 349 mahasiswa program Diploma, Sarjana, dan Pascasarjana dalam Wisuda ke-46 Tahun Akademik 2025/2026. Acara digelar di The Krakatau Grand Ballroom, Kawasan Green Terrace TMII, Jakarta Timur, Rabu (30/9/2026). 

Di sela acara, pihak rektorat juga  secara strategis  menandatangani Surat Kesepahaman (MoU) dengan Yayasan Jawa Tengah Nusantara guna membuka jembatan kerja dan magang internasional bagi para lulusannya.

​Rektor Universitas IPWIJA, Ir. Besar Agung Martono, MM., DBA., memaparkan bahwa 349 wisudawan tersebut berasal dari tujuh program studi lintas jenjang, yakni 40 lulusan Magister Manajemen (S2), 288 S1 Manajemen, 4 S1 Kewirausahaan, 4 S1 Sistem Informasi, 2 S1 Informatika, 1 S1 Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), dan 10 D3 Kebidanan.

​”Wisuda ke-46 ini adalah wujud kontribusi Universitas IPWIJA dalam menyiapkan SDM unggul, profesional, mandiri, dan berdampak pada pembangunan Indonesia. Kami akan terus secara konsisten mengusung visi sebagai kampus pencetak profesional dan wirausahawan bertaraf internasional,” tegas Besar Agung.

​Legalitas seluruh lulusan pun dipastikan aman secara hukum. Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, Dr. Lukman, S.T., M.Hum., mengonfirmasi bahwa seluruh wisudawan telah terdaftar aktif dan eligible di pangkalan data PD-Dikti serta sistem penomoran ijazah nasional.

​”Para wisudawan telah dinyatakan sah secara akademik. Hari ini adalah awal membuktikan kecerdasan kalian bisa bersaing di dunia kerja dan industri untuk kebaikan SDM unggul yang membanggakan,” ujar Lukman.

​Kehadiran MoU dengan Yayasan Jawa Tengah Nusantara menjadi pijakan konkret bagi alumni baru untuk melangkah ke dunia industri. 

Ketua Yayasan Jawa Tengah Nusantara yang juga Komisaris PT MRT Jakarta, KRAT. Dr. C. Drs. H. Leles Sudarmanto Mangun Nagoro, MM, MBA, CRP, QIA., membeberkan bahwa lulusan D3 Kebidanan dan program studi lainnya bisa langsung mendaftar program magang kerja ke Taiwan, sementara mahasiswa semester 3 dan 4 berkesempatan mengikuti kuliah kerja luar negeri selama 6 hingga 12 bulan.

​”Sebagai alumni IPWIJA dan Komisaris PT MRT Jakarta, saya juga mendorong BUMN maupun BUMD agar memberikan kesempatan magang kerja kepada mahasiswa IPWIJA. Agar para Sarjana maupun Magister tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga pintar dalam praktik—kepintaran harus dieksekusi secara nyata,” ujar Leles memotivasi.

​Pesan mendalam mengenai karakter dan integritas disuntikkan oleh Ketua Senat Universitas IPWIJA, Associate Prof. KRAT Ir. H. Moh. Mardiana, MM., Ph.D., D.B.A. Ia mengingatkan para lulusan untuk meneladani nilai perjuangan pendiri kampus, HR Sumitro.

​”Semakin tinggi gelarmu, semakin tinggi pula tanggung jawab yang diemban. Jadilah generasi penerus bangsa yang berjiwa nasionalis dengan Merah Putih di dada. Dalam bekerja harus jujur, tanpa ada kebohongan ataupun kecurangan, serta menunjukkan akhlak yang baik, bukan saling menjatuhkan,” cetus Mardiana.

​Suasana wisuda kian berbobot lewat serangkaian pembekalan dari tokoh-tokoh nasional. Ketua Umum PP APTISI, Prof. Dr. Ir. H. M. Budi Djatmiko, M.Si., M.E.I., menyampaikan orasi ilmiah bertema ‘Bawalah Kompas Bukan Sekedar Peta’ untuk melatih keberanian adaptasi alumni di dunia kerja.

​Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD, Ph.D., menyentuh sisi humanis dengan mengingatkan wisudawan untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat dan mengapresiasi keluarga yang mendoakan di balik toga mereka. “Setelah prosesi wisuda ini, peluklah orang tua, pasangan, dan keluarga kalian, lalu ucapkan terima kasih,” tutur Dante. (aga/jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *