oleh

Polisi Buru Pemeras dan Pelecehan Seksual di Bandara Soekarno-Hatta yang Menghilang

POSKOTA.CO – Pelaku pemerasan dan pelecehan seksual terhadap wanita berinisial LHI saat menjalani Rapid Test di Bandara Internasional Soekarno-Hatta melarikan diri. Kini, polisi menetapkan sebagai buronan alias masuk daftar pencarian orang(DPO).

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus Jumat(25/9/20) menyebutkan “hilangnya” pelaku berinisial EFY setelah polisi yang akan menjemput di rumah dan indekosnya tak menemukan. “Kami periksa di tempat kosnya tidak ada, di rumahnua juga tidak ada,” ujar Yusri kepada wartawan.

Oleh sebab itu, Yusri mengatakan pihaknya telah menetapkan EFY dalam daftar pencarian orang (DPO) atau buron dan dalam pengejaran kepolisian. Sebelumnya diketahui, terjadi dugaan pelecehan yang dialami LHI saat menjalani tes cepat Covid-19 di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

LHI membagikan cerita terkait dugaan pemerasan dan pelecehan saat menjalani rapid test di Bandara Soetta pada 13 Setember 2020 itu melalui akun Twitter @listongs.EFY sendiri yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dijerat pasal 289 KUHP, 294 KUHP, 368 KUHPidana dan atau 378 KUHP dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara. (tim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *