oleh

Pembakar Indomaret dan Gasak ATM di Cikeas Diringkus Polisi

BOGOR – Polisi menangkap pelaku pencurian di minimarket di Cikeas, Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Peristiwa pencurian ini disertai dengan pembakaran minimarket.

Pelaku membuat kejadian ini seolah-olah kebakaran setelah menggasak uang dalam ATM yang berada dalam minimarket.

Kejadian raibnya uang dalam ATM dan terbakarnya Indomart ini, membuat Polisi yang turun ke lokasi, lalu melokalisir TKP dan mencari bukti serta mengumpulkan keterangan saksi.

Unit Resmob beserta Unit Jatanras Sat Reskrim Polres Bogor yang mengejar pelaku,  akhirnya mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan serta perusakan yang terjadi di Minimarket Cikeas Country, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Kapolres Bogor, AKBP Rio Wahyu Anggoro didampingi Kasat Reskrim, AKP Teguh Kumara mengatakan, peristiwa pencurian ini diketahui terjadi pada hari Senin, (20/5/2024) sekitar pukul 06.13 WIB pagi.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi berhasil menangkap tiga pelaku yang terdiri dari dua laki-laki dengan inisial AMM (45) dan DAS (43), serta satu perempuan dengan inisial FS (39). Satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran pihak berwajib.

Dari hasil penggerebekan, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit DVR CCTV dari minimarket tersebut dengan sebuah box dispenser uang, empat bundel tumpukan uang terbakar, satu buah masker, satu pasang sarung tangan, dua buah tabung las, dua buah selang las, dua buah regulator, enam belas mata bor, satu kunci L, satu alat bor, satu batang pipa besi, empat buah linggis, satu unit mobil Honda BRV warna abu-abu dengan nomor polisi B-2134-TBR, satu unit sepeda motor Honda Beat warna putih dengan nomor polisi B-6361-ZMI, satu buah gembok, serta uang tunai sebesar Rp24 juta.

Modus operandi pelaku adalah dengan menyewa sebuah ruko kosong yang berada tepat di sebelah toko Indomaret.

Di minimarket tersebut terdapat mesin ATM BNI yang menjadi target utama mereka. Para pelaku menjebol tembok ruko kosong tersebut dan masuk ke dalam toko Indomaret.

Mereka membuka paksa mesin ATM BNI dengan cara di las. Setelah terbuka, para tersangka mengambil uang yang ada di dalamnya.

“Setelah uang di ambil, pelaku membobol kotak penyimpanan uang di minimarket tersebut. Merusak dan mengambil uang, tersangka melarikan diri menggunakan mobil Honda BRV yang dikendarai oleh tersangka FS,” kata AKBP Rio Senin (27/5/2024).

Akibat perbuatan para tersangka, selain mengalami kerugian materiil, toko Indomaret juga mengalami kebakaran yang menyebabkan kerugian sebesar Rp1,6 milyar.

Motif dari aksi kriminal ini diduga kuat adalah faktor ekonomi. Dalam pemeriksaan, para tersangka diketahui sindikat pencurian yang sudah beraksi beberapa kali diwilayah lain dan sudah berstatus residivis.

Para tersangka dijerat denganPasal 363 ayat (3), (4), dan (5) KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara, Pasal 406 ayat 1 KUHP tentang perusakan barang milik orang lain, dengan ancaman hukuman maksimal 2 tahun penjara serta Pasal 188 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan kebakaran, ledakan, atau banjir, dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara atau kurungan selama 1 tahun.

Pihak kepolisian terus melakukan pengejaran terhadap satu pelaku yang masih buron dan berharap dapat segera menangkapnya untuk menyelesaikan kasus ini.

“Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar kepada pihak berwenang,” pinta Kapolres. (yopi/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *