oleh

Mabes Polri Tetapkan Irjen Napoleon Tersangka TPPU

POSKOTA.CO–Mabes Polri menetapkan Irjen Napoleon Bonaparte sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam kasus suap penghapusan Red Notice Djoko Tjandra. Napoleon saat ini juga tersandung kasus dugaan penganiayaan terhadap M Kece.

Penetapan Irjen Napoleon sebagai tersangka TPPU oleh Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dit Tipidkor) Bareskrim Polri berdasarkan hasil gelar perkara. “Laporan hasil gelarnya demikian,” kata Kabareskrim Komjen Agus Andrianto, Kamis (23/9/2021).

Terkait detilnya ditetapkan Napoleon tersangka TPPU, Komjen Agus mengaku tidak tahu secara rinci konstruksi perkara tersebut. “Silakan wartawan tanya ke penyidik. Menurut saya penyidik akan melakukan sesuai pasal yang diterapkan,” ujarnya.

Seperti diberitakan, mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Polri, Irjen Napoleon Bonaparte divonis 4 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat. Napoleon juga diwajibkan membayar denda Rp100 juta subsidair 6 bulan kurungan.

Jenderal bintang dua itu dinyatakan majelis hakim terbukti secara sah bersalah menerima uang sebesar 200.000 dolar Singapura dan 370.000 dolar AS. Uang itu dia terima dari terpidana kasus korupsi hak tagih (cessie) Bank Bali, Joko Soegiarto Tjandra (Djoko Tjandra).

Penerimaan uang itu kata hakim terkait upaya Irjen Napoleon Bonaparte menghapus nama Joko Soegiarto Tjandra dari Daftar pencarian Orang (DPO) yang dicatatkan di Direktorat Jenderal Imigrasi (Ditjen imigrasi).

Untuk menjalani vonis pengadilan, Irjen Napoleon kini dititipkan di Rutan Bareskrim Polri. Selama dalam Rutan, lagi-lagi ia tersandung masalah hukum, baik dugaan kasus TPPU juga dugaan tindak pidana penganiayaan terhadap terdakwa penista agama M Kece.(Omi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *