oleh

Konsultan Pengadaan ACP Diperiksa Bareskrim Kasus Kebakaran Kejagung

POSKOTA.CO – Tim gabungan Bareskrim Polri memeriksa JM, Konsultan perencana pengadaan aluminium composite panel (ACP), JM diperiksa tim penyidik gabungan Bareskrim Polri, Rabu (11/11/2020). Dia dimintai keterangan sebagai saksi kasus kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung.

Sehari sebelumnya (Selasa, 10/11/2020) penyidik menjadwalkan memeriksa saksi ahli dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), tidak memenuhi panggilan penyidik.

“Saksi JM diperiksa selaku konsultan perencana pengadaan ACP,” kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo, Rabu (11/11/2020).

Penyidik Polri telah menetapkan delapan tersangka terkait kasus kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung, yakni S, H, T, K, IS, UAM, RS, dan NH.

Untuk diketahui, tersangka S, H, T, dan K adalah tukang bangunan. Sedang tersangka IS adalah tukang wallpaper serta SAM merupakan mandor. Sementara RS adalah Direktur PT APM yang memproduksi cairan pembersih Top Cleaner.

Sementara tersangka NH sebagai Kasubbag Sarpras dan pejabat pembuat komitmen (PPK) Kejaksaan Agung. Kedelapan tersangka dijerat Pasal 188 KUHP juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP. Mereka terancam hukuman hingga 5 tahun penjara.

Kuat dugaan, penyebab kebakaran akibat lima orang tukang telah lalai dan merokok di ruang Aula Biro Kepegawaian lantai 6 Gedung Utama Kejaksaan Agung. Saat itu, mereka sedang memperbaiki ruangan sambil merokok, padahal ada bahan-bahan yang mudah terbakar seperti lem, tiner, kertas dan karpet. (omi)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *