oleh

Salim Cakades Gunungkarung Kuningan Bidik Raih Suara Terbanyak

POSKOTA.CO – Salah seorang peserta nomor urut 2 Calon Kepala Desa (Cakades) Gunungkarung, Luragung, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Salim (53) menargetkan dapat mendulang suara terbanyak dalam pelaksanaan pemilihan kepala desa setempat, yang dijadwalkan berlangsung pada 6 Agustus 2023 mendatang. Hal tersebut diungkapkan Salim, saat ditemui POSKOTA.CO di kediamannya, Dusun Kliwon RT 003/RW 001 Desa Gunungkarung, Minggu (23/7/2023).

Menurutnya, target menjadi pendulang suara terbanyak dalam pilkades di desanya itu dinilai menjadi sesuatu yang realistis. “Alhamdulillah dukungan masyarakat dari waktu ke waktu, dari hari ke hari terus mengalir, terutama melalui dukungan moral dan doa,” terang Salim memulai pembicaraan.

Namun begitu, di tengah derasnya dukungan masyarakat terhadap dirinya, Salim tetap merendah dan tidak mau jumawa (sombong). “Segala kejadian sudah diatur menurut rencana dan kehendak-Nya (Allah Swt), tinggal kita selalu berdoa, serta berupaya dengan yakin,” ujar pria yang sedang cuti dari jabatan sekretaris desa setempat ini.

Salim sempat bercerita, awalnya memulai tugas sebagai perangkat desa diangkat menjadi kasi Kesejahteraan (dulu lebih dikenal dengan sebutan ekbang). “Saya diangkat dan dilantik oleh Pak Warjo (mantan kades) menjadi ekbang di pemerintah desa pada tahun 2011,” kenangnya.

Hanya selang lima tahun sesudah itu, lanjut Salim, pada 2016, Kepala Desa kembali memberikan kepercayaan pada dirinya untuk memangku jabatan sebagai orang nomor dua di desa, yakni menjadi sekretaris desa (sekdes). “Sudah dua belas tahun, saya menjalankan tugas mengayomi dan melayani masyarakat dalam menjalankan roda pemerintahan,” ujar suami Ny Solecha ini.

Disebutkannya, selama kurun waktu itu, sejumlah pengalaman berharga dapat diperolehnya, menjadi sebuah pengetahuan bagi dirinya sebagai bekal penting untuk melanjutkan estafet kepemimpinan kepala desa, seandainya masyarakat betul-betul memberikan dukungan terhadap dirinya untuk menakhodai Desa Gunungkarung. “Jika masyarakat memberikan mandat kepercayaan, saya akan berupaya menjawab dengan sebaik-baiknya,” papar pria kelahiran 5 November 1970 itu.

Salim menegaskan, dirinya tidak akan banyak berjanji muluk dan mengusung visi misi yang terlalu tinggi. Dia hanya bertekad, dapat meneruskan beberapa program strategis di desa yang masih belum dapat diwujudkan atau belum diselesaikan pada kepemimpinan kepala desa sebelumnya. “Tentu nanti akan ditambah dengan sejumlah program lainnya hasil serapan aspirasi masyarakat yang didapat melalui musyawarah dusun (musdus) dan musyawarah desa (musdes),” paparnya.

Selain itu, sambung Salim, konsep utama yang lebih penting adalah bagaimana menjalin dukungan serta kerja sama antara pemerintah desa dengan seluruh kalangan dan lapisan masyarakat. “Tanpa ada dukungan dari semua pihak dan warga masyarakat, dalam menjalankan roda pemerintahan serta pembangunan, maka kepala desa tidak akan mampu berbuat banyak untuk membawa perubahan dan kemajuan,” ungkapnya.

Sebelum mengakhiri perbincangan, dirinya sempat mengajak dan mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat, terutama bagi para pendukung dan simpatisan calon kepala desa untuk tetap menjaga serta memelihara hubungan baik. Menurutnya, perbedaan pilihan itu hanya merupakan sebuah ciri dinamika demokrasi, yang tidak seharusnya membawa perpecahan di tengah masyarakat. “Pesta demokrasi yang akan kita ikuti bersama, jadikanlah sebagai sarana menuju sebuah perubahan, agar desa yang kita cintai ini kedepan bisa semakin berkembang maju,” pungkas Salim berharap. (*/cep)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *