KUNINGAN – Pemerintah Kecamatan Luragung, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, berhasil mengakhiri kondisi disharmonisasi dalam tubuh Pemerintah Desa Benda yang belakangan ini sempat mencuat. Hal tersebut berlangsung dalam acara pembinaan khusus yang dilakukan di kantor kecamatan.
Dalam agenda pembinaan, selain dipimpin langsung Plt.Camat Luragung dengan didampingi Kasi Pemerintahan, hadir menyaksikan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Muspika-red), yakni Kapolsek serta Danramil Luragung. Tampak juga turut berada di lokasi, pengurus DPK Apdesi dan PPDI wilayah setempat.
Plt.Camat Luragung, Denny Rosmayadi membenarkan jika pihaknya telah melakukan acara pembinaan khusus terhadap Pemdes Benda, pada Selasa (2/12/2025) kemarin. “Hal ini adalah bentuk respon cepat kami untuk menyelesaikan situasi disharmonisasi pada tubuh Pemdes Benda,” terangnya, Rabu (3/12).
Dijelaskan Denny langkah konkret yang sudah ditempuhnya (pembinaan-red) itu, dinilai membuahkan hasil positif.
“Alhamdulillah kami dengan dukungan unsur muspika, lembaga Apdesi dan PPDI Luragung, BPD dan LPM Desa Benda, telah menyelesaikan konflik di tubuh Pemerintah Desa Benda,”ungkapnya.
Dia sangat bersyukur Kepala Desa Benda dan jajaran perangkatnya sudah melakukan tabayun untuk mengakhiri miskomunikasi yang selama ini melilit hubungan di antara mereka. “Baik kepala desa maupun perangkat sudah sepakat untuk memulihkan kondisi dan akan memperbaiki mulai sekarang untuk seterusnya,”ujarnya.
Hal senada diungkapkan Ketua DPK Apdesi Kecamatan Luragung, Rasidin. Pihaknya menyambut positif ketika disharmonisasi yang selama ini sempat mengganggu dalam tubuh Pemerintah Desa Benda dapat diakhiri. “Melalui semangat kebersamaan kami optimis Desa Benda akan kembali menjadi desa dengan kekentalan persatuan dan kesatuan masyarakatnya yang sangat baik, untuk menatap kemajuan kebdepan,”ucapnya.
Kepala Desa Benda, Dian Rudiana, menyampaikan permohonan maaf khususnya terhadap masyarakat Benda, atas kejadian serta situasi yang pernah terjadi pada pemerintah desa.
“Sekarang kami sudah saling menyadari dan saling memaafkan satu sama lain, untuk kembali bersatu menyongsong kemajuan desa yang kami cintai,” kata Dian.
Pada akhir pembicaraan Kepala Desa Benda mengajak seluruh komponen masyarakat melupakan apa yang kemarin sempat gaduh, karena sekarang semuanya sudah selesai.
“Kami pemerintah desa memohon dukungan dari seluruh masyarakat agar dapat terus membangun dan berkarya dalam situasi yang baik serta harmonis,” pungkasnya. (Cep/jo)







Komentar