oleh

Pejabat Dinkes Subang Terancam Dipolisikan, Nama Nunung Disebut-sebut

POSKOTA.CO – Direktur CV Harkat Drajat Asep Sudrajat berencana melaporkan ke pihak kepolisian terhadap sejumlah pejabat di Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, terkait belum dibayarnya proyek pengadaan barang berupa almari yang sudah lama dikerjakannya senilai Rp199 juta.

Menurut Direktur CV Harkat Drajat Asep Drajat yang akrab disapa Asep Sebring warga Desa Sukamulya, Kecamatan Pagaden, kepada media menuturkan, rencana pelaporan ke aparat hukum terhadap sejumlah pejabat di Dinas Kesehatan Subang itu terpaksa akan dilakukan karena pihak Dinkes Subang sebagai pihak pengguna jasa dinilai belum ada tanda-tanda untuk membayar proyek pengadaan barang yang sudah lama dikerjakan oleh perusahananya.

“Sesuai dengan Surat Perjanjian Kerja Nomor: 027/46-PPK/AlMARI (BANPROV)RSU/2020 tertanggal 15 September 2020 dengan nilai kontrak Rp199.000.000 (seratus sembilan puluh sembilan juta rupiah),” ungkap Asep menjelaskan isi surat perjanjian tersebut.

Berbagai cara soal kapan pembayaran akan dilakukan pihak Dinkes, sampai sekarang belum ada kejelasan. Padahal semua barang sesuai jumlah dan spesifikasi berikut berbagai dokumen yang dibutuhkan untuk pencairan pembayaran sudah lama diterima pihak terkait di Dinkes.

“Tapi kenapa sampai sekarang belum juga ada perintah pembayaran?” ujarnya.

“Kalau sampai akhir bulan Maret ini pihak Dinkes Subang tidak juga membayar, terpaksa saya akan menempuh jalur hukum. Karena jelas kami sebagai pihak penyedia jasa merasa sangat dirugikan,” tegas Asep.

Hingga berita ini ditayangkan, sejumlah pejabat terkait di Dinkes Subang tidak berhasil ditemui di kantornya untuk dikonfirmasi terkait masalah belum dibayarnya proyek pengadaan barang almari yang sudah lama dikerjakan pihak CV Harkat Drajat.

Menurut sejumlah stafnya, para pejabat Dinkes Subang yang terkait dengan masalah itu belum terlihat masuk kantor, di antaranya Ana Juhana selaku PPK. Begitupun Pejabat Pengguna Anggaran kegiatan proyek itu yakni, dr H Nunung Shuhaeri yang saat itu menjabat kadiskes Subang yang kini menjabat sebagai Asda II Pemkab Subang, juga dikabarkan tidak ada di kantornya, alias sering bolos kerja. (hrn)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *