oleh

Masyarakat Barelang Berharap Kehadiran Jokowi Membawa Kepastian Status Tanah Rempang Galang Kepri

POSKOTA.CO – Kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Provinsi Kepulauan Riau sempat diguyur hujan ketika melaksanakan penanaman pohon mangrove di pesisir pantai Pulau Setokok, Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (28/9/2021).

Bertolak dari Pekanbaru, Presiden Jokowi mendarat di Bandara Internasional Hang Nadim Batam sekitar pukul 14.35 WIB. Dengan menggunakan pesawat Kepresidenan Republik Indonesia, saat turun dari pesawat dengan menggunakan jaket merah, Presiden Jomowi langsung disambut sejumlah pejabat di Kepri di antaranya, Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Danrem 033/WP Brigjen TNI Jimmy Ramos Manalu, Danlanud Batam dan Kapolda Kepri Irjenpol Aris Budiman.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad terlihat terus berjalan bersama dengan Presiden Jokowi saat menuju ruang VVIP Bandara Hang Nadim Batam.

Dari Bandara Internasional Hang Nadim Batam, rombongan Presiden Jokowi langsung berangkat menuju Pulau Setokok lewat jalan lintas Batam Rempang Galang (Barelang). Awalnya cuaca terlihat cerah, namun di perjalanan menuju Pulau Setokok hujan turun.

Sampai di Pulau Setokok, hujan masih turun, namun pelaksanaan penanaman pohon mangrove tetap dilaksanakan. Bahkan Presiden Jokowi rela turun berbasah ke laut dengan warga pulau untuk menanam pohon mangrove.

Sebamyak 49.500 pohon mangrove segera ditanam oleh 500 relawan di lahan 15 hektare, pelepasan dua ekor burung elang laut merupakan agenda Presiden Jokowi di pulau ini.

Ketua LSM Elang Laut Kota Batam Suherman yang juga tokoh masyarakat Rempang Galang kepada POSKOTA.CO mengatakan, sangat berterima kasih atas kehadiran Bapak Presiden Jokowi ke wilayah Kepulauan Riau yakni Pulau Setokok pada hari ini.

“Harapan kita sebagai masyarakat pulau, Bapak Jokowi dapat membawa harapan baru buat kami. Status quo atas tanah dan lahan di Rempang Galang hendaknya dicabut. Dengan demikian, kami bisa membangun wilayah dan memiliki sertifikat atas tanah dan lahan, seperti yang Bapak Jokowi berikan kepada masyarakat di wilayah lain di Indonesia,” kata Suherman.

Sebagaimana diketahui, status quo tanah dan lahan di wilayah Rempang Galang sudah terdengar terjadi sejak Megawati menjadi presiden ke-5 Republik Indonesia.

Kembali ke kunjungan Presiden ke Pulau Stokok di Kepri, Jokowi berharap dengan ditanamnya pohon mangrove di Kepri, masyarakat pulau dapat merawat dan menjaga hutan mangrove.

“Indonesia menjadi pemilik hutan mangrove terluas di dunia, 3,36 ha luas hutannya, sehingga 20 persen dari luas hutan mangrove di dunia,” kata Jokowi.

Kunjungan Presiden Jokowi ke Kepri dengan melakukan penanaman pohon mangrove merupakan program Rehabilitasi Mamgrove Nasional untuk 2021-2024.

Di ujung kunjungannya ke Pulau Setokok, Presiden juga membagikan sembako pada masyarakat sebanyak 550 bungkusan.

Presiden kembali ke Batam sekira pukul 17.00 WIB dan langsung berangkat meninggalkan Batam menuju Jakarta lewat Bamdara Hang Nadim Batam. (ferry)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *