POSKOTA.CO – Akademisi Universitas Subang yang juga wakil Rektor Universitas Subang, Drs. Dedi Asshidik, SH., M.Si, meminta kepada pemerintah Subang dan instansi yang terkait penangganan pelanggaran Perda untuk segera mengusut tuntas persoalan perubahan logo Pemkab Subang yang seharusnya berwarna hijau menjadi merah yang diduga Dipolitisir sebagai ajang kampanye menjelang Pilkada 2024, Minggu (17/7/22).
“Melakukan perubahan warga logo daerah yang sudah diperdakan dan sudah menjadi lambang kedaerahan Kabupaten Subang yang disengaja oleh orang yang tidak bertanggung jawab , sama halnya sudah melakukan pelecehan lambang kearifan lokal daerah dan sama halnya melecehkan bagian dari lambang negara,” Ucap Drs. Dedi Asshidik, SH., M.Si.
Wakil Rektor Universitas Subang itu juga meminta kepada pihak terkait untuk segera mengusut tuntas siapa pelakunya yang melakukan perubahan warna merah tersebut yang dinilai sudah mengarah kepada tindak pindana.
“Sudah kearah tindak pidana mengubah logo pemerintah Subang dengan sengaja,” kata Dosen Hukum tersebut.
Sebelumnya, munculnya perubahan logo Pemkab Subang menjadi merah berawal dari kegiatan Tournamen Bulu Tangkis Bupati Subang Cup 2024, tetapi karena akan bermasalah dan sudah diketahui orang banyak, logo merah Pemda Subang yang sebenarnya akan dipakai di atribut kemeja Panitia penyelenggara Tournamen Bupati Cup buru-buru diganti.
Menurut keterangan Saksi yang ada di lapangan ,Omay Komarudin , yang juga aktifis Kabupaten Subang , bahwa dirinya melihat ada atribut panitia penyelenggara mengunakan baju putih dengan logo pemerintah daerah berwarna merah.
“Ada dua orang yang saya lihat memakai baju tersebut, saya menduga pelaksanaan kegiatan Tournamen Bulu Tangkis dipolitisir salahsatu Partai yang juga sama berwarna merah,” kata Omay.
Menurut Omay, perubahan warna dari hijau ke merah menurutnya sangat disayangkan yang dilakukan oleh pihak penyelenggara.
“Warna hijau logo Pemda Subang itukan sudah diperdalam dalam aturan perundang-undangan jika dirubah warna merah apalagi logo Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) salahsatu cabang olahraga juga diubah menjadi merah ini kan sudah sangat salah dilakukan,” kata Omay.
Menurut salah satu panitia pelaksana Tournamen Bulutangkis saat ditanyai oleh POSKOTA.CO , logo warna merah tersebut sudah diubah dan dalam proses perbaikan.
Sekedar informasi Bupati Subang H. Ruhimat saat ini menjadi anggota partai besar berwarna merah di Kabupaten Subang.
POSKOTA.CO masih menelusuri kenapa logo Pemda Subang berwarna merah apakah disengaja atau dipolitisir, yang sampai saat ini mencari pelaku siapa yang membuat logo Pemkab Subang menjadi warna merah dan membuat gaduh dimasyarakat Subang menjadi marah.(hrn)






Komentar