oleh

Komitmen DPP Berubah-ubah, Ketua DPD Partai Demokrat Kepri Mundur

POSKOTA.CO – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Kepri Hj Asnah bersama Pengurus DPC Batam sepakat mengundurkan diri dari kepengurusan partai. Kabarnya, komunikasi kurang sejalan dengan pengurus DPP Partai Demokrat di pusat.

Isu pengunduran diri Hj Asnah dari ketua DPD Partai Demokrat Kepri ini memang sudah berhembus beberapa pekan lalu. Bahkan beredar kabar, mundurnya Hj Asnah gegara tidak terakomodasinya permintaan untuk mendudukkan Kamaruddin menantu Hj Asnah di pengurusan DPC Partai Demokrat Batam. Namun isu ini dibantah oleh Wakil Ketua Dewan Kehormatan DPD Partai Demokrat Kepri Saparuddin Muda. “Kita tidak pernah meminta jabatan kepengurusan, tapi DPP-lah yang menawarkan,” kata Saparuddin Muda kepada POSKOTA.CO, Selasa (2/8/2022).

Lanjut dikatakan, DPD Partai Demokrat Kepri sebenarnya sudah jenuh melakukan komunikasi dengan DPP, pasalnya, tidak ada komitmen dari DPP. Saparuddin pun mulai terbuka, ketika disinggung tentang rilis beredar dari Sekjen DPP Partai Demokrat, menurutnya, rilis tersebut terkesan dipoles sedemikian rupa.

Ada beberapa hal yang disampaikan dalam rilis tersebut di antaranya, pihak DPP telah menunjuk Dr Didik Mukrianto SH sebagai pelaksana tugas (Plt) pengganti Hj Asnah. DPP Partai Demokrat juga tidak terkejut dengan pengunduran diri Ketua DPD Partai Demokrat Kepri, selanjut terkait permohonan mendudukkan Kamaruddin (menantu Hj Asnah) sebagai pengurus di DPC Partai Demokrat Batam.

Menanggapi isi rilis, Sekjen DPP Partai Demokrat Saparuddin bercerita kepada POSKOTA.CO melalui jaringan telepon genggamnya. “Sebenarnya tidak seperti itu, ada polesan. Jauh hari sebelum Ichsan (ketua DPC Partai Demokrat Batam-red) dipanggil ke Jakarta, kita sudah berkomunikasi dengan pengurus OKK DPP Partai Demokrat, bahwa Kamaruddin dipilih menjadi pengurus di DPC Batam, selanjutnya oleh OKK DPP diminta pihak kita tidak menyampaikannya ke publik,” terang Saparuddin.

Setelah beberapa pekan berjalan, lanjut Saparuddin, pihak kita mendengar bahwa M Al Ichsan dipanggil ke Jakarta. Selanjutnya Ichsan terpilih menjadi ketua DPC Partai Demokrat Batam, melalui jalur bapak angkat Ichsan yang pernah menjabat sebagai kepala Staf Kepresidenan selama 10 tahun di zaman Pak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai presiden. “Mendengar kabar ini, sebagai pengurus kita keberatan dan merasa DPP tidak punya komitmen dan sejalan dengan kita, lalu kita sampaikan keresahan, akan mengundurkan diri jika DPP tidak komit atas hal di awal,” ujar Saparuddin

“Mendengar pengurus Kepri mau mundur, dengan alasan tidak sejalan lagi, ada penawaran DPP untuk menempatkan Kamaruddin sebagai sekjen melalui pengurus DPP, Sigit DE,” sambungmya.

Masih menurut Saparuddin, DPP menggambarkan tawaran sekjen itu nantinya akan dikelilingi oleh tempat-tempat strategis di Partai Demokrat. Tawaran DPP ini, dipertimbangkan oleh DPD Kepri lalu disepakati, Kamaruddin menjabat sekjen DPD Partai Demokrat Kepri. “Berjalannya waktu, DPP menginformasikan posisi sekjen akan diubah menjadi wakil ketua satu untuk Kamaruddin. Hal inilah membuat tekad kita bulat untuk mengundurkan diri dari kepengurusan Partai Demokrat. Ada 114 kepengurusan Partai Demokrat di Kepri, 60 persen di antaranya ikut mengundurkan diri,” pungkasnya.

Pengunduran diri Hj Asnah dari ketua DPD Partai Demokrat Kepri, diwarnai dengan aksi mengumpulkan baju biru atribut Partai Demokrat persis di depan rumah Hj Asnah, pada Senin (1/8/2022). Semua kegiatan pengumpulan baju berlambang partai itu berjalan lancar. (*/ferry)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *