POSKOTA.CO – Kepala Sekolah SMAN 1 Lebakwangi, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Drs Aay Ruhiyat MPd membantah jika pihaknya telah menganggarkan dan merealisasikan anggaran dana Biaya Operasional Siswa (BOS) untuk program Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2022/2023 senilai Rp80 juta lebih. Hal tersebut dijelaskan Aay, ketika dikonfirmasi POSKOTA.CO, di ruangan kerjanya, pada Rabu (4/10/2023).
Aay ini mengungkapkan, jika ada salah satu sumber yang menginformasikan, pihak SMAN 1 Lebakwangi telah menghabiskan anggaran dari dana BOS tahun 2022 untuk kegiatan PPDB tahun ajaran 2022/2023, senilai Rp80 juta lebih, informasi tersebut tidak benar. “Nilai sebesar itu untuk kegiatan PPDB tentu tidak rasional, idealnya hanya pada kisaran Rp20 juta hingga Rp30 jutaan,” terangnya.
Ditambahkan Aay, selama ini pihak sekolah merencanakan serta menyerap dana BOS dalam setiap tahun sudah memedomani juklak dan juknis pengelolaan dana BOS yang dikeluarkan pihak pemerintah. “Kami tidak akan menyimpang, dibuktikan melalui hasil pemeriksaan pihak Disdik Provinsi Jawa Barat, Inspektorat dan pihak BPKP tidak ditemukan masalah,” ujar pria asli Garut itu.
Terpisah, menanggapi hal tersebut, tokoh masyarakat sekitar yang meminta identitasnya tidak disebut mengatakan, jika ada informasi dari dua sumber yang dapat dipercayai, namun berbeda isi keterangan, maka kita tetap hormati kedua informasi tersebut.
Selanjutnya, kata dia, masyarakat juga tidak boleh melakukan justifikasi (penghakiman sepihak) dan menuding keterangan mana yang sebenarnya salah atau benar diantara keduanya.
Sehubungan adanya perbedaan itu, sambungnya, menyangkut pusaran pengelolaan keuangan negara (dana BOS), tentu akan lebih baik jika persoalan ini didorong dan menjadi atensi yang perlu ditindaklanjuti aparat penegak hukum, baik oleh pihak kepolisian maupun kejaksaan. “Serahkan saja persoalan ini kepada aparat penegak hukum, agar nanti bisa diperoleh kepastian hukum yang sebenarnya seperti apa,” ungkapnya berpendapat.
Untuk sekadar diketahui, melalui sebuah aplikasi transparansi yang dapat diakses publik, terdapat data pelaporan SMAN 1 Lebakwangi Kuningan Jawa Barat, khususnya penggunaan kegiatan PPDB tahun ajaran 2022/2023, pada tahap kedua tahun 2022, muncul nilai anggaran sebesar Rp87.700.000. (*/cep)







Komentar