oleh

Camat dan Kadis di Pandeglang Harus Rela Layani Masyarakat 24 Jam

POSKOTA.CO – Demi optimalisasi pelayanan publik atau untuk kepentingan masyarakat yang ada di wilayahnya, para camat maupun kepala dinas (kepala OPD) beserta jajaran stafnya, yang ada di Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, saat ini tak lagi bisa berleha-leha. Akan tetapi selama 24 jam, harus rela melayani masyarakat.

Demikian diungkapkan Bupati Pandeglang Irna Narulita saat memimpin Rapat Koordinasi Bidang Pemerintahan Tingkat Kabupaten Pandeglang Tahum 2020 bersama para camat dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Oproom Setda, Selasa (3/3/2020).

“Saya minta kepada para camat dan kepala organisasi perangkat daerah agar dapat melayani kebutuhan masyarakat 24 jam nonstop. Camat harus selalu siap dan standby, jika masyarakat sewaktu-waktu membutuhkan pelayanan,” ujarnya.

Menurut Irna, pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas, dan tidak bisa ditawar-tawar. “Saudara-saudara sudah memilih profesi sebagai pelayan masyarakat, jadi harus proaktif terjun ke lapangan melihat langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu saya minta layani masyarakat 24 jam,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, selain harus proaktif dalam memberikan pelayanan, camat dan para kepala OPD juga harus transparan dalam memberikan informasi kepada masyarakat baik itu program pembangunan, anggaran, dan capaian kinerja Pemkab Pandeglang.

“Semua itu harus disampaikan dan diinformasikan secara transparan agar masyarakat tahu apa saja program pembangunan yang sudah dilaksanakan dan yang akan dilaksanakan oleh Pemkab Pandeglang,” tutur Bupati.

Hal senada disampaikan Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono Arban, Pemerintah Kabupaten Pandeglang berkomitmen untuk mewujudkan pembangunan melalui program yang tertuang dalam visi-misi bupati-wakil bupati.

“Sebagai pelayanan masyarakat sudah sepatutnya kita meningkatkan kinerja dan pelayanan, karena prioritas utama kita adalah melayani kebutuhan masyarakat dengan baik,” kata Tanto.

Ia menambahkan, untuk mewujudkan program pembangunan perlu adanya sosialisasi kepada masyarakat, koordinasi dengan semua stakeholder, dan konsultasi dengan pimpinan, hal tersebut tentunya akan memberikan dampak yang positif terhadap keberhasilan pembangunan, apakah program kegiatan maupun bantuan itu sudah tepat sasaran atau tidak.

“Oleh karena itu bentuk transparansi dan penyampaian informasi kepada masyarakat terkait program pembangunan yang telah dan akan dilaksanakan sangat penting di informasikan kepada masyarakat, agar masyarakat bisa memahami dan mengetahui apa saja yang telah dilakukan pemerintah dalam mewujudkan pembangunan di Kabupaten Pandeglang,” ujar Tanto. (asepwe)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *