POSKOTA.CO – Pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di 19 desa Kabupaten Sragen yang diikuti sekitar 49 calon kades (cakades) ternyata 19 orang di antaranya kades petahana atau mantan kades yang kembali mencoba peruntungan dalam pesta demokrasi pada tahun 2022 ini.
“Ada sekitar 19 kades petahana atau mantan kades yang kembali bersaing dengan 30 orang calon kades baru lainnya untuk meraih hati simpati masyarakat di desanya,” kata Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati, didampingi Kapolres AKBP Piter Yanottama serta Dandim 0725 Sragen Letkol (Inf) Yoga Yastinanda, saat mengecek di lokasi Pilkades Pilang, Kecamatan Masaran, Selasa (25/10/2022).
Kegiatan pilkades serentak di 19 desa di 17 kecamatan tahun 2022 ini memang mendapatkan perhatian masyarakat Kabupaten Sragen sehingga mereka mau datang di 134 tempat pemungutan suara (TPS) yang telah disiapkan panitia sejak beberapa hari lalu.
Menurut Kusdinar, pelaksanaan pilkades serentak tahun 2022 berjalan lancar dan aman selain dipantau langsung jajaran Forkopimda Sragen juga dipantau secara langsung melalui virtual di kantor Bupati Sragen dipimpin Sekda Sragen Tatag Prabawanto yang akan memasuki masa pensiun pada 1 November 2022 mendatang. “Alhamdulillah…, semua berjalan lancar dan aman berkat kerja sama yang baik di seluruh jajaran se-Kabupaten Sragen,” tuturnya.
Sementara itu, sebagaimana dilansir dalam keterangan tertulis yang diterima POSKOTA.CO, Selasa (25/10/2022), Ditjen Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) Kemendagri melalui pejabat di lingkup Ditjen Bina Pemdes, Miftakhul Falah, mengapresiasi kelancaran dan amannya kegiatan pilkades serentak di 19 desa Kabupaten Sragen dengan antusias masyarakat yang begitu tinggi.
“Selamat dan sukses serta terima kasih kepada seluruh tim panitia maupun jajaran Forkopimda Sragen baik Polri maupun TNI yang ikut memantau terlaksananya pilkades serentak di 19 desa Kabupaten Sragen dengan lancar dan aman,” ujarnya yang menambahkan, tetap harus fokus maupun tidak lengah terhadap kemunculan kasus subvarian Omicron XBB dengan memperkuat PPKM melalui posko desa yang ada sebagai antisipasimpenyebaran Covid-19. (*/anton)







Komentar