oleh

Warga Bogor Gembira PT KAI Akhirnya Bangun Jalan Alternatif

POSKOTA. CO – Upaya tak kenal lelah Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Dadang Iskandar Danubrata dalam memperjuangkan jalan alternatif bagi warga pasca adanya pembangunan rel ganda kereta jalur Bogor-Sukabumi berbuah hasil.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) akhirnya membangun jalan alternatif bagi lalulintas warga usainya pembangunan rel kereta ganda.

Jalan alternatif bagi warga Desa Sukadamai, RW 17, Kelurahan Cipaku, Bogor yang dibuat PT KAI dengan betonisasi ini disambut gembira warga.

Dadang yang merupakan wakil rakyat asal PDI Perjuangan ini menyambut baik niat tulus manajemen KAI dalam merealisasikan harapan masyarakat yang ia perjuangkan beberapa bulan lalu.

“Sebagai wakil rakyat, saya terus perjuangkan aspirasi masyarakat yang menginginkan jalan alternatif pasca jalan lama yang selama bertahun-tahun mereka gunakan untuk beraktifitas, terkena proyek rel ganda kereta Bogor-Sukabumi. Perjuangan saya bisa diterima dan antusias warga menyambut dengan sukacita,” kata Dadang Rabu (22/6/2022) malam.

Ungkapan rasa sukacita ini disambut warga dengan ngeliwet atau makan bersama di sepanjang jalan alternatif.

“Hari ini alhamdulilah saya diundang warga Desa Sukadamai, RW 17, Kelurahan Cipaku, dalam acara syukuran peresmian jalan hasil perjuangan warga, yang beberapa waktu lalu sempat memblokir pembangunan double track dan menuntut dibuatkan akses jalan disamping rel double track dari Jalan Raya Cipaku sampai dengan perbatasan Kampung Sukadamai. Saya ikut makan ngeliwet bersama warga di sepanjang jalan yang di cor beton,” ujar Dadang.

Dadang yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bogor ini menambahkan, saat syukuran warga, selain dirinya, hadir juga Camat Bogor Selatan, Lurah Sukadamai, anggota Bhabimkamtibmas dan Babinsa.

“Mediasi warga dengan PT KAI, PT NK dan pihak terkait cukup panjang. Akhirnya tuntutan warga bisa disetujui dan mereka dengan kesadaran membuka blokade pekerjaan double track kereta,” paparnya.

Dengan dibukanya akses jalan ini, warga Kampung Sukadamai yang tadinya terisolir karena adanya proyek doubletrack dan tidak adanya jembatan penyeberangorang (JPO), sekarang bisa beraktifitas dengan baik.

Kendaraan roda empat bisa melintas, walau hanya sampai perbatasan kampung ke jalan raya.

“Saya tegaskan lagi, akses jalan ini sangat dibutuhkan warga untuk akses ambulan atau pemadam kebakaran dan lain-lain. Saat ada warga yang sakit, meninggal atau kebakaran di kampung tersebut, kalau tidak ada akses, mau buat apa. Saya hadir di acara syukuran dan ngaliwet ini, karena saya merasa terharu dengan jiwa gotong royong warga Kampung Sukadamai,”tegas Dadang.

Andi, Ketua RW setempat dan pengurus RT dan tokoh agama dan tokoh pemuda mengapresiasi perjuangan Dadang Iskandar Danubrata yang terus melakukan komunikasi dengan pihak PT KAI sehingga aspirasi dan harapan warganya bisa terealisasi.

“Terlihat warga sangat bersukacita dengan peresmian jalan ini. Ini perjuangan panjang. Selama kami berjuang, pak Dadang terus mengawal aspirasi kami. Jalan ini manfaatnya sangat besar bagi warga Desa Sukadamai,”kata Andi. (yopi/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.