oleh

Tanpa Ampun Kvitova Libas Zhang Shuai Capai Perempat Final di Roland Garros

POSKOTA.CO – Petenis unggulan ketujuh, Petra Kvitova (Rep Ceko), kembali ke perempat final Roland Garros untuk pertama kalinya dalam delapan tahun  sesudah menghentikan wakil Asia Zhang Shuai (China) dengan dua set langsung 6-2, 6-4  dalam satu jam 25 menit, Senin (5/102020), di Roland Garros Paris, Perancis..

Petenis kidal itu mencapai putaran keempat di Paris pada debut undian utama Grand Slam pada 2008, dan telah mencatatkan lima penampilan pada pekan kedua. Ia hanya mampu meraih rekor terbaik dengan lolos ke  semifinal  pada  tahun 2012.

Meski fakta hanya menang tiga kali dan kalah dua kali dari Zhuai, tapi kali ini Kvitova benar-benar bermain mendominasi.  Shuai dibikin hanya  sesekali mampu menahan pukulan groundstroke juara Wimbledon dua kali itu.

“Saya pikir ini merupakan keajaiban bagi saya untuk mencapai perempat final di sini di Roland Garros,” kata Kvitova usai pertandingan seperti dilansir WTAtennis.com . “Saya bukanlah pemain yang selalu sukses di lapangan tanah liat . Setelah delapan tahun berada di perempat final lagi, itu luar biasa. Saya sangat senang untuk itu, bahwa saya masih bisa bermain di semua permukaan. . Satu tahun saya ingat saya memenangkan turnamen di semua permukaan. Saya menunjukkan pada diri sendiri bahwa saya benar-benar bisa bermain di setiap permukaan. Jadi saya senang untuk itu,” lanjut Kvitova.

Niat agresif Kvitova terbukti sejak awal, dengan mantan petenis nomor dua dunia itu melaju ke depan net  untuk menepis  pukulan  voli pada poin pertama. Dua pukulan backhands yang menggelegar membuka jalan menuju break langsung.

Sedangkan Zhang tidak mampu meraih tiga poin game karena Kvitova berulang kali menemukan tenis terbaiknya. Walau sempat memaksa lawannya  untuk berjuang melalui empat deuces, tetapi lawanya menyelamatkan satu titik break-back dengan service winner  untuk memimpin 5-1.

Zhang berhasil menyelamatkan dua set point pada servisnya sendiri, termasuk satu dengan tendangan voli backhand yang berani di garis depan, tetapi tidak bisa mencegah Kvitova menutup aksi untuk mengakhiri set pertama.

Kvitova terus menginjak gas saat set kedua dimulai dengan  mematahkan servis Zhang lagi.  Petenis berusia 30 tahun yang sempat absen  di musim 2017 karena rumahnya mengalami perampokan itu terus melancarakan  pukulan backhands yang menakjubkan di garis depan. Sejak saat itu, perempatfinalis Australia Terbuka tampil memegang kendali dengan membuat  double break untuk  unggul 5-2 – tetapi menutup pertandingan akan terbukti lebih sulit.

Tapi  Kvitova mengalami serangkaian kesalahan sendiri, sebagian disebabkan oleh kemauan Zhang yang lebih besar mengarahkan bola untuk sedikit bermain reli. Kvitova pun harus memutar otak setelah Zghang sempat memahakan servisnya untuk kedudukan 5-3.  Hanya saja, Kvitova tidak membuat kesalahan lagi , menyelesaikan love hold dengan pemenang dari backhand untuk menutup perlawanan Zhang dan meastikan tiket ke delapan besar.

Di perempat final Kvitova berjumpa Laura Siegemund (Jerman) yang mengalahkan P Badosa  (Spanyol) 7-5, 6-2.

“Saya mendapat dua poin terakhir yang emosional dalam pertandingan saya,”terang  Kvitova. “Saya benar-benar mulai berpikir diam tentang pertandingan karena di tenis kami benar-benar tidak pernah tahu kapan itu berakhir. Tapi kenangan saya, kenangan indah, ketika saya kembali ke sini 2017, ketika saya menginjak Philippe Chatrier, saya tidak bisa membayangkan saya berada di perempat final slam ini. Semuanya kembali kepada saya … Ini perjalanan yang jauh pasti. Semuanya terlintas di benak saya ketika saya memiliki seluruh keluarga, orang-orang yang saya cintai untuk membantu saya melewati masa-masa sulit dan sulit . Saya tidak tahu, hanya semuanya kembali ke pikiran saya. Saya baru saja melihat mereka. Saya baru saja bermain di Philippe Chatrier. “sambungnya. (dk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *