POSKOTA CO– Seorang Ibu Rumahtangga (IRT) di Batam Provinsi Kepulauan Riau nekat mau bunuh diri dengan cara melompat dari lantai dua rumahmya di perumahan Tiban Baru Kecamatan Sekupang Batam.
Ibu rumah tangga berinisial R (45) diduga depresi akibat masalah rumahtangga.
“Kabar yang berhasil kita dapat dari warga sekitar, si ibu depresi karena adanya pihak ketiga, ” kata Kasi Humas Polresta Barelang Iptu Tigor Sidabariba SH kepada POSKOTA CO-, Rabu (29/12/2021)
Tigor menambahkan, saat peristiwa penyelamatan R, ada seorang anggota Polisi yang terluka akibat terjatuh dari plafon rumah.
Dari informasi yang berhasil didapat POSKOTA CO-, masalah keluarga R ini sudah pernah dimediasi oleh warga sekitar, sekira di bulan Februari 2021, bersama perangkat RT.
“Awalnya kita tidak menduga aksi nekat ibu R bisa sejauh itu, beruntung kita bisa menyelamatkannya, walau kaki saya harus terluka,” ungkap Brigadir Kepala Rahmadi kepada POSKOTA CO- yang berhasil bersama warga menyelamat R dari peristiwa bunuh diri.
Rahmadi bercerita, saat itu dirinya bersama Pak RT setempat sedang bertemu. Tiba-tiba, Pak RT setempat AC, memberitahunya bahwa ada pesan dari warga berinisial R, hendak bunuh diri bersama anaknya dengan cara meminum racun sianida.

“Bagaimana ini Pak, ibu ini sudah berulang mengabarkan saya melalui WA untuk bunuh diri, ” kata AC yang merupakan RT di lingkungan perumahan Tiban Baru kepada Brigka Rahmadi.
Mendengar kabar dari AC ada warga yang mau bunuh diri, Brigka Rahmadi menyarankan ke AC untuk melakukan Video Call (VC) dengan R. Benar saat video call R sudah berdiri di kanofi lantai dua rumahnya, R menangis sepertinya hendak melompat.
Pak RT AC coba membujuk R sambil berjalan bersama Brigka Rahmadi menuju rumah R dengan mengendarai sepeda motor. Sampai di rumah R, sekurity dan warga sudah ada yang melihat aksi nekat R yang hendak melompat.
“Jangan melompat Bu, pikirkan anak-anak ibu ?, ” pinta Brigka Rahmadi saat sudah berada dekat dengan R di lantai dua.
Entah bagaimana, tangan Brigka Rahmadi belum sampai menyentuh R, pijakan kakinya rubuh dan terjatuh dari pelafon.
” Begitu melihat saya terjatuh, ibu R terdiam dan sekurity yang persis berada di belakang saya langsung meraih R. Saya yang terjatuh terluka di bagian tumit kaki, R terselamatkan dan saya dibawa kerumah sakit, ” tutup Brigka Rahmadi.
Agar aksi nekat R tidak berulang, jajaran Polresta Barelang Batam berharap dan menyarankan agar pihak keluarga dapat memberikan bimbingan mental, saran dan nasihat dengan tepat, sebab persoalan timbul dari keluarga R sendiri. (ferry/sir)







Komentar