POSKOTA. CO– Untuk menyambut musim mudik Lebaran 1443 Hijriah agar kesehatan tubuh aman dari ancaman Covid-19 vaksinasi terus dikebut di Desa Rancajaya, Kecamatan Patokbeusi, Subang, Jawa Barat, Jumat (15/4/2022).
Vaksinasi kali ini melibatkan sejumlah petugas medis dari Puskesmas Rancabango.
Sejak layanan vaksin dibuka warga terus berdatangan hingga terjadi antrian panjang dan mengular ke halaman kantor desa.
Selain divaksin dosis kesatu hingga dosis ketiga warga sekitar 822 orang juga hendak mencairkan bantuan BLT [Bantuan Langsung Tunai] sebesar Rp500 ribu yang dibagikan oleh Petugas Pos. Sementara kegiatan tersebut mendapat pengawalan aparat keamanan.

Untuk mencegah saling serobot, petugas keamanan pun disiagakan di lokasi acara untuk mengatur antrean.” Untuk mendapatkan suntik vaksin harus antre sebab pesertanya lumayan banyak,” kata Ida, peserta vaksin, kepada POSKOTA.CO.
Sementara itu, petugas Puskesmas Rancabango, Taufik Rahman, mengatakan sejak bergulirnya pembagian BLT minat warga untuk di vaksin terus mengalami peningkatan.
Mereka cukup antusias untuk menjaga kesehatannya ditengah pandemi, alih-alih menjelang musim mudik Lebaran.
Dari data yang dirangkum tim medis hingga pukul 09.30 WIB, sekitar 35 orang yang telah diberikan suntik vaksin dosis pertama hingga dosis ketiga. Atau pemberian vaksin di wilayah UPTD Puskesmas Rancabango telah mencapai sekitar 70 persen.
Meski demikian, pemberian suntik vaksin gratis akan terus dilakukan hingga mencapai 100 persen dan warga aman dari ancaman covid-19.”Alhamdulilah antusias warga untuk divaksin cukup tinggi sejak adanya pembagian bansos tunai,” ujarnya.
Hal serupa juga disampaikan Kepala Desa Rancajaya, Kosasih melalui Sekdes, Yanto Supriyanto, mengatakan jumlah penduduk di desanya ada sekitar 6.675 Orang.
Dari jumlah warga sebanyak itu sekitar 85 persen atau sekitar 5.673 Orang sudah diberikan suntik vaksin dosis kesatu dan kedua. Sementara sisanya masih dalam proses pemberian vaksin dosis ketiga atau booster.
“Kita berharap warga yang belum disuntik vaksin agar segera mendaftar di Puskesmas terdekat,” pungkasnya. (sandi/sir)







Komentar