oleh

Rumah Warga Tak Layak Huni, Kapolres Iba Janji Merehab

POSKOTA.CO – Kapolres Bogor, AKBP Harun berjanji akan memperbaiki rumah tidak layak huni milik seorang warga Desa Dayeuh, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Rumah yang ditempati seorang ibu bernama Mulyani ini mengundang rasa iba AKBP Harun saat melakukan bhakti sosial bersama NU pada hari Rabu (3/3/2021).

Kapolres yang didampingi Kapolsek Cileungsi, Kompol Andri Alam Wijaya dan Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Muad Halim secara spontan langsung berjanji merehab rumah tersebut, ketika melihat sebuah pesantren di Desa Daeyuh.

AKBP Harun yang langsung melihat kondisi rumah tersebut bersama warga, pengurus RT 03/01, Desa Dayeuh, Kecamatan Cileungsi secara spontan menyatakan kesiapannya memperbaikinya. “Polres Bogor siap beri bantuan perbaiki rumah ibu Mulyani. Nanti akan kita bantu. Kita buatkan rumah yang cukup layak untuk dihuni,”kata AKBP Harun.

Orang nomor satu di jajaran kepolisian Kabupaten Bogor ini mengajak seluruh masyarakat Cileungsi, agar turut serta dalam perbaikan rumah tersebut. “Saya akan ajak Muspika Cileungsi, Organisasi Masyarakat (Ormas) dan lapisan lainnya. Mari kita bantu rehab ya. Ini kemanusiaan,” ujarnya.

Kapolres Harun menyapa warga

Dari informasi dilingkungan desa, rumah Mulyani yang masuk kategori RTLH (rumah tidak layak huni), tidak masuk dalam ajuan program pemerintah desa setempat.

Informasi ini membuat Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Muad Khalim, yang turut serta dalam kunjungan Kapolres Bogor tersebut kaget.

Muad yang terpilih dari Dapil Cileungsi, Klapanunggal mengaku, sangat menyayangkan masih adanya rutilahu di daerah sekitarnya, namun tidak mendapat perhatian serius pemerintah setempat. “Saya baru jabat di dewan. Saya sesalkan kenapa RT/RW tidak pernah sampaikan ke saya atau pihak desa ya?. Kedepan jika masih ada rutilahu disini, segera laporkan, agar masuk dalam pembahasan anggaran,” kata Muad.

Politikus PDI Perjuangan ini akan menanyakan langsung ke kepala desa setempat terkait legalitas tanah yang kini ditempati Mulyani. “Nanti saya tanyakan ke pak Kades. Karena jika lahannya bukan milik sendiri, tidak bisa dialokasikan anggaran. Kalau lahannya milik pribadi, segera saya tindak lanjuti ke dinas terkait” tegas Muad.

Mulyani, pemilik rumah merasa bersyukur atas bantuan yang akan diterimanya tersebut. “Saya amat sangat berterima kasih kepada Pak Kapolres dan juga pemerintah lainnya, sudah mau berkunjung ke rumah saya yang apa adanya,” ujarnya.

Dalam perbincangan dengan Kapolres dan Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, ibu 2 anak ini menjelaskan, jika rumah yang ia tempati sekarang adalah miliknya sendiri. “Sudah 5 tahun saya di sini dan ini tanah saya. Ada suratnya,”kata Mulyani yang mengaku, suaminya adalah seorang pemulung. (yopi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *