oleh

Rifqi dan Aldila Raih Juara di Turnamen Mandiri Tennis Open 2022

POSKOTA.CO – M Rifqi Fitriadi (Jawa Timur), berjaya di turnamen nasional bertajuk Mandiri Tennis Open 2022 dengan sukses ‘mengawinkan’ gelar juara tunggal dan ganda putra, Minggu (13/2/2022), di lapangan tenis Holtel Sultan, Jakarta.

Rifqi tak terbendung sejak awal hingga akhirnya merebut trofi di partai puncak usai menaklukkan wakil Papua Barat, Achad Imam Maruf dengan skor akhir 6-2, 6-1 pada final nomor tunggal.

Usai laga final kepada wartawan Rifqi mengakui sempat terbebani dengan status unggulan utama. Hal ini membuatnya harus tampil bagus dan selalu memang di setiap laga.

“Karena di sini saya diunggulkan di seeded pertama, jadi sedikit pressure yang ditargetkan orang-orang harus main maksimal. Syukur, alhamdulillah hasilnya saya juara,” kata Rifqi. “Tentu saya senang dan bahagia dengan capaian jadi juara,” sambungnya.

Melihat permainan Achad Imam Maruf yang menonjol di turnamen, meski statusnya non unggulan, Rifqi terpaksa harus mempelajarinya. Ia pun akhirnya tahu sisi lemah dari Achad Imam Maruf dari bagian mana yang perlu dimatikan.

“Kemarin saya sudah melihat Imam dua kali (tanding), jadi ada planing game tersendiri untuk tidak memberi kesempatan dia menemukan permainan terbaiknya,” ungkap Rifqi.

Keberhasilan juara di sektor tunggal, dilanjutkan Rifqi dengan menjadi juara di nomor ganda. Rifqi yang berpasangan dengan Gunawan Trismuwantara (Papua) juga sukses meraih juara.

Pasangan beda asal daerah ini mampu meredam perlawanan pasangan Rafly Feby Putra (Jabar)/Tegar Abdi Setyo Wibowo (Kalsel) dengan skor 6-2, 6-2.

lSelepas turnamen ini, Rifqi akan menatap dua laga internasional mewakili Indonesia, yaitu Piala Davis 2022 lawan Venezuela pada bulan depan dan SEA Games Vietnam pada Mei mendatang.

“Saya berharap Indonesia dapat menggelar turnamen internasional di dalam negeri sebelum membela Merah Putih di Piala Davis dan SEA Games Vietnam,” ucap Rifqi. “Kalau kita ke luar negeri, kita sudah untuk bisa bermain karena peringkat pemain kita tak mencukupi. Itu sebab entah bagaimana cara saya sangat mengharap ada turnamen internasional di dalam negeri agar saya mendapatkan jam terbang yang cukup sebelum bertolak membela Indonesia di Piala Davis dan SEA Games Vietnam,” jelasnya.

Sementara di sektor tunggal putri, Aldila Sutjiadi (Jatim) harus bekerja keras untuk menyabet trofi juara. Tak mudah bagi tunggal putri terbaik Indonesia ini mengangkat trofi karena sang lawan, Fadona Titalyana (Kalsel) memberikan perlawanan sengit.

Bahkan di set pertama, keduanya saling kejar poin. Namun, Aldila lebih konsisten dan berhasil mengakhiri permainan dengan skor 7-5. Sedangkan di set kedua, Aldila menang mudah 6-0.

“Yang pastinya di set pertama saya cukup kesulitan, sempat tertinggal 2-4, tapi saya bisa maintenance performance saya, bisa stay di game-game critical, akhirnya bisa kembali pimpin 5-4 dan 7-5,” tutur Aldila.

Ia mengakui Fadona merupakan petenis bagus dan menjadi salah satu yang terkuat dalam turnamen.

“Saya tahu Fadona memiliki taktikal dan kontrol yang bagus, untuk itu saya harus bisa lebih sabar lagi,” katanya.

Di ganda putri, pasangan Beatrice Gumulya dan Jessy Rompies (Jawa Timur) berhak menjadi yang terbaik setelah mengalahkan wakil DKI Jakarta, Fitriana Sabrina/Fitriani Sabatini dengan skor 6-1, 6-3. (dk/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *