JAKARTA- Sebanyak kurang lebih 600 personil gabungan dari unsur TNI, Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pasukan Pelangi diterjunkan ke lokasi Kali Krukut yang menuju Kali Cideng dengan bergotong-royong menggunakan peralatan manual. Kegiatan karya bakti bersih-bersih saliran ini di gelar sebagai antisipasi menghadapi musim penghujan ekstrem.
Kepada Wartawan, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menerangkan, bahwa karya bakti ini dilakukan serentak di seluruh Indonesia untuk menghadapi musim penghujan saluran-saluran dibersihkan termasuk saluran pasar-pasar tradisional.
Tujuannya karya bakti ini, tambah Jenderal TNI Maruli Simanjuntak membersihkan saluran untuk mengatasi banjir dan juga sebagai kegiatan mengkampanyekan hidup bersih kepada masyarakat.
“Kegiatan bersih-bersih saluran juga untuk mengingatkan masyarakat jangan mengganggu aliran air. Dan kami juga memulai menghutankan kembali dengan menanam pohon. Mudah-mudahan ini menjadi budaya masyarakat untuk hidup bersih,” imbuhnya.
Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengungkapkan rasa terima kasih kepada TNI yang sudah membantu warga dan Pemda DKI Jakarta dengan urban farming seperti, menanam bersama, memetik bersama dan lain-lain.
Selain itu, lanjut Heru yang berikutnya TNI juga melaksanakan karya bakti bersama – sama lagi dengan Pemda DKI. Ini merupakan bagian kegiatan bersama-sama untuk bersih-bersih saluran pasar, saluran primer dan saluran sekunder.
“Saya ingatkan kepada warga untuk membantu tidak membuang sampah sembarang dan warga yang berjualan silakan. Tapi tolong sampah nya dirapihkan lagi,” pinta Heru.
Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma menambahkan, dalam mengantisipasi musim penghujan elstrem Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat rutin melaksanakan kegiatan gerebek lumpur setiap minggu pagi. “Kegkatan gerebek lumpur difokuskan saluran PHB, saluran Mikro, dan sungai dengan, harapan musim penghujan bisa dikendalikan,” harapnya. (van). ***







Komentar