oleh

Pengelola Kawasan Monas Tolak Permohonan untuk Reuni Akbar 212

POSKOTA.CO – Pihak Unit Pengelola Kawasan Monas, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta telah mengirimkan surat penolakan penggunaan area Monumen Nasional (Monas) untuk acara Reuni Akbar 212 pada 2 Desember 2020. Surat penolakan itu bernomor 4801/-1.853.37 tanggal 13 November 2020 ditujukan kepada Ketua Umum Dewan Tanfidzi Nasional Persaudaraan Alumni 212.

Menurut Kepala Unit Pengelola Kawasan Monas Muhammad Isa Sarnuri, kawasan Monas ditutup sejak 14 Maret 2020 sampai sekarang belum dibuka. Segala jenis penyelenggaraan kegiatan di area tersebut belum diperbolehkan.

“Sejak 14 Maret 2020, Monas ditutup untuk umum, tidak ada kegiatan publik apa pun yang diperbehkan di kawasan Monas,” kata Isa dalam surat jawaban untuk PA 212 dalam keterangannya, Selasa (17/11/2020).

Penutupan Monas dilakukan karena pandemi Covid-19 yang masih melanda Ibu Kota. Larangan kegiatan di Monas sebagai wujud nyata Pemprov DKI memutus rantai penularan Covid-19 di masyarakat.

“Selama pandmei Covid-19 ada di Jakarta, Monas tetap ditutup untuk kegiatan publik apa pun,” tegasnya.

Dijelaskan, sesuai arahan Gubernur Jakarta Anies Rasyid Baswedan, selama masih dalam kondisi pandmei dan guna mengendalikan penyebaran Covid-19, semua kegiatan yang bersifat mengumpulkan massa dan membuat kerumunan dilarang.

Berdasarkan hal tersebut, surat izin yang diajukan PA 212 kepada UPT Monas ditolak. “Memperhatikan butir di atas, permohonan izin penggunaan Monas yang Bapak ajukan tidak bisa dipenuhi,” tegasnya. (omi)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *