oleh

Selama Pandemi Covid-19, PMI DKI Kekurangan Stok Darah

POSKOTA.CO – Palang Darang Indonesia (PMI) Jakarta sangat kekurang stok darah selama pandemi Covid-19, PMI. Belakangan stok darah yang ada di PMI Jakarta perhari hanya ada 200 kantong.

Sebelum pandemi, stok darah di PMI Jakarta mencapai 1.000 sampai 2.000 kantong perhari. “Selama pandemi stok darah sangat jauh berkurang, hanya 200 kantong perhari,” kata Wakil Gubernur DKJ Jakarta Ahmad Riza Patria, Sabtu (14/11/2020).

Orang nomor dua di DKI Jakarta pada Sabtu
mengunjungi acara donor darah yang diadakan oleh Komando Nasional Resimen Mahasiswa Indonesia, Yayasan Sehaty dan beberapa organisasi lainnya di kawasan Mampang Prpatan, Jakarta Selatan.

Ahamad Reza meminta agar masyarakat kembali peduli kepada sesama, apalagi di tengah pandemi ini. Pihaknya menggerakkan semua elemen masyarakat untuk membantu sesamanya. “Jangan menunggu, kita membutuhkan darah, atau keluarga baru kita memiliki darah,” ujarnya.

Wakil Gubernur Riza berharap, kegiatan donor darah oleh organisasi masyarakat bisa terus dilakukan. Tak hanya donor darah, kegiatan sosial lain pun diharapkan bisa dilaksanakan.

Untuk diketahui, Guber Gubernur DKI Anies Rasyid Baswedan mempunyai program, selain PSBB, ada juga program KSBB (Kolaborasi Sosial Berskala Besar).

“Semua unit, kegiatan, program, semua ormas, OKP, komunitas, bahkan jemaah majelis taklim, bakhan di gereja, di pura, untuk sama-sama menunjukkan, membuktikan dan merealisasikan, mengimplementasikan kepeduliannya dalam berbagai macam bentuk. Semua pihak kita ajak untuk ikut berpartisipasi,” imbuhnya. (omi)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *