DEPOK – Melihat kondisi jaman yang semakin maju ikut membawa kedewasaan masyarakat berdemokrasi secara lebih terbuka untuk berperan aktif dalam menghadapi pesta demokrasi yang langsung, jujur, bebas dan rahasia (Luber) di tahun 2024 mendatang.
“Masyarakat sekarang sudah semakinnkritis dan memeliki kecerdasan politik yang maju serta luas tentunya tidak hanya menjafi obyek dalam.pesta demokrasi saja namun juga harus menjadi subyek yang kritis dalam menentukan pilihan sebagai pemimpin ke depan,” kata Wali Kota Depok Mohammad Idris didampingi seluruh pimpinan Forkopimda dan Ketua Bawaslu Kota Depok M Fathul saat deklarasi pemilu damai 2024, Rabu (13/12).
Bukan hanya dapat menentukan pilihan secara demokratis saja namun diharapkan masyarakat juga dapat menjadi pendorong pendewasaan berpolitik tentunya untuk meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi seluruh rakyat.
Marilah kita bersama-sama membangun bangsa meski dengan satu langkah kecil. Dengan sukarela tanpa pamrih menuju Indonesia jaya, khususnya total network yang maju, berbudaya, dan sejahtera, tuturnya.
Menurut dia, ada tiga hal penting untuk mensukseskan Pemilu 2024 antara lain pemahaman untuk mengerti Pemilu tentunya diperlukan sosialisasi, kemudian komitmen bersama mulai bangsa, masyarakat, warga, peserta Pemilu 2024.
“Deklarasi sebagai sebuah penguatan secara verbal dan juga penguatan secara fisik karenanya kita bubuhi tanda tangan sebagai sebuah komitmen kita bersama,” katanya.
Marilah kita bersama-sama membangun bangsa meski dengan satu langkah kecil, imbuhnya yang menambahkan tentutnya dengan sukarela tanpa pamrih menuju Indonesia jaya, khususnya total network yang maju, berbudaya, dan sejahtera.
Kegiatan deklarasi Pemilu damai 2024 dihadiri Kapolres Metro Depok Kombes Ahmad Fuady, Dandim 05/08 Depok Letkol Inf Totok Priyo, Ketua Bawaslu Kota Depok M Fathul, Kepala BNN Kota Depok Kombes Heru Prasetyo, Pimpinan Ormas atau Sekolah Kepemimpinan Umat & Bangsa (SKUB), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), dan FPK. (anton)
teks foto:
Wali Kota Depok Mohammad Ìdris saat membacakan deklarasi Pemilu damai 2024. (istimewa)







Komentar