oleh

Kasus Ancaman Pembunuhan, Pelapor Sudah Menunggu Delapan Bulan

POSKOTA. CO – Kasus ancaman pembunuhan yang dilakukan AR terhadap korban E Saefudin (73) terus dikembangkan Sat Reskrim Polres Bogor.

Kasus ancaman pembunuhan ini, sudah dilaporkan korban didampingi warga ke Polres Bogor delapan bulan lalu. Pelapor kini masih terus menunggu kelanjutan dari perkara yang dilaporkan ke pihak kepolisian.

Korban mengatakan, jika kasus ini mau dihentikan proses penyidikannya, maka harus ada kejelasan dari penyidik Polres Bogor. Namun jika masih tetap dilanjutkan, maka harus ada kejelasan perkembangan proses perkara yang diadukan.

Menanggapi hal ini, KBO Reskrim Polres Bogor, Iptu Tri Lesmana pada Senin (16/11/2020) saat dikonfirmasi mengatakan, terkait perkara yang dilaporkan E Saefudin, pihaknya masih terus melakukan pemanggilan saksi-saksi.

“Kasus tersebut terus dikembangkan penyelidikannya. Dugaan perkara ancaman pembunuhan dengan korbannya seorang lanjut usia, terus berproses,”kata Iptu Tri.

Ditegaskan, Satuan Reserse Kriminal Polres Bogor terus mengembangkan penyelidikan kasus ancaman pembunuhan atas E Saepudin (73) di Babakan Madang pada (20/03) lalu.

Saat ini pengembangan penyelidikan dari perkara tersebut, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap tiga orang saksi.

Tidak hanya itu, penyidik juga telah mengundang saksi dari pihak lainnya dan Kepala Desa Hambalang. Namun yang bersangkutan belum dapat hadir pada undangan pemeriksaan yang kami jadwalkan.

Untuk itu, para saksi dan terlapor dalam perkara ini, akan kembali di layangkan surat panggilan.

“Selain itu, tentunya kami akan melakukan permintaan keterangan saksi lainnya yang mengetahui persis kejadian tersebut dan mencari barang bukti di lokasi terkait dugaan tindak pidana yang dimaksud,”tegas Iptu Tri Lesmana, KBO Reskrim Polres Bogor. (yopi/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *