oleh

Kantor Kelurahan Utan Panjang Telantar, LP2AD: ‘Bikin Malu Gubernur DKI’

POSKOTA.CO – Keberadaan kantor pelayanan warga Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat tidak kunjung dibangun. Pasalnya, saat ini kantor pelayanan warga Utan Panjang yang dirobohkan pada tahun 2021 lalu akan direhab berat alias dibangun total. Meski begitu, keberadaan lahan aset ini menjadi hutan kota liar.

Menanggapi kelalaian berulang-ulang ini, Lembaga Pemantau Penyimpangan Aparatur Daerah (LP2AD) mengkirik habis jajaran pejabat teras dilingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat yang telah membiarkan kantor pelayanan warga masyarakat yang terletak dibilangan, Jalan D Bendungan Jago, Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat menjadi hutan kota liar.

“Semestinya kelalaian berulang – ulang ini dapat menjadi pelajaran karena setiap akan membangun kantor pelayanan warga seperti kantor Kelurahan Utan Panjang itu semestinya sudah ada perencanaan dan pengadaan maupun anggarannya,” ungkap Victor Irianto Napitupulu di Jakarta.

Terlebih kata Victor, dalam perencanaan rinci pembangunan kantor kelurahan tersebut. Seharusnya sudah dipersiapkan perencanaan dan pengadaan dengan anggarannya yang mengacu dengan pengadaan E-katalog,” jelas Victor sambil menambahkan, jika kantor pelayanan warga tidak dibangun- bangun berarti kelalaian berulang-berulang karena sistem perencanaan dan pengadaan Bagian Pemerintahan Setko Administrasi Jakarta Pusat amburadul.

“Malu-maluin Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan. Coba saja lihat kantor Kelurahan Utan Panjang satu tahun ditelantarkan menjadi hutan kota liar,” tandasnya.

Tak hanya, itu Victor juga singgung soal keberadaan kantor kelurahan di DKI Jakarta yang terlihat secara kasat mata banyak yang rusak ringan maupun berat. “Pembangunan Stadion JIS bisa kenapa kantor pelayanan warga yang rusak tidak diperbaiki,” sindirnya.

Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan Setko Administrasi Jakarta Pusat, Ani Suryani ketika ditanya tentang keberadaan kantor pelayanan warga Utan Panjang hanya menjawab, “Insya Allah.”

Sementara itu, Lurah Utan Panjang Amadeo saat dihubungi mengatakan, kantor kelurahan Utan panjang pada tahun 2021 sudah rata dengan tanah karena akan direhab total dan untuk pelayanan warga dialihkan ke rumah kontrakan di, Jalan Kalibaru Timur VI RW 09 Utan Panjang.

“Rencananya diusulkan dibangun tahun 2022, tapi tidak tahu realisasinya,” singkatnya. (van/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *