POSKOTA. CO – Petenis nomer lima dunia yang jadi unggulan kedua, Elina Svitolina (Ukraina), merebut gelar keduanya musim ini di turnamen Internationaux de Strasbourg 2020 sesudah mengalahkan unggulan kelima Elena Rybakina (Kazakstan) melalui pertandingan tiga set 6-4, 1-6 dan 6-2 dalam final yang berlangsung selama satu jam 53 menit, Sabtu (26/9/2020), di Strasbourg, Perancis .
Di bawah cuaca dingin, Svitolina memperlihatkan konsistensi yang lebih besar guna berjuang memenangkan final WTA Tour ke-15 sepanjang karienya. Ia hanya membuat 23 kesalahan sendiri dibandingkan dengan 34 kesalahan yang dilakukan Rybakina. Ia juga sukses mempertahankan delapan dari 10 kesempatan break point.
“Itu benar-benar memberi saya kepercayaan diri untuk kembali ke pertandingan,” kata Svitolina usai pertandingan seperti dilansir WTAtennis.com. “Set kedua agak kurang menguntungkan. Saya bermain canggung dan banyak mati sendiri. Tapi saya mencoba kembali fokus di set ketiga. Saya punya harapan dan perasaan yang lebih baik di awal set ketiga, ” tambah Svitolina yang sebelumnya jga menjadi juara di Monterrey Terbuka.
Laga final kali ini sempat tertunda karena hujan. Pada empat game pertama kedua petenis berhasil mengamankan servis masing-masing. Tetapi Rybakina melakukan kesalahan ganda hingga memunculkan beberapa peluang break-point untuk Svitolina.
“Itu tidak mudah, tapi itu sama untuk semua orang, Anda harus menyesuaikan diri dengan cepat,” tutur Svitolina. “Sangat penting untuk keluar dan memainkan permainan saya, dan tidak terlalu memikirkan perolehan skor,” sambungnya.
Sementara Rybakina, peringkat 8 dunia, sempat mampu membuat kemajuan dengan menahan servis Svitolina. Ia mendapatkan break-back point yang cepat dengan forehand siku.
“Saya sedikit terburu-buru pada set ketiga. Saya kalah dalam beberapa pertandingan dengan sangat cepat. Saya bisa melayani sedikit lebih baik dan membuat keputusan yang lebih baik, ”kata Rybakina. “Sangat sulit untuk bermain hari ini karena cuaca dingin,” jelasnya. (dk)







Komentar