oleh

Jakarta Menuju Kota Global, Organda DKJ Diminta Pj Gubernur Teguh Dukung Pembangunan Transportasi Terintegrasi

JAKARTA – Organisasi Angkutan Darat (Organda) Daerah Khusus Jakarta (DKJ) diminta lebih proaktif mendukung Pemprov Jakarta dalam membangun sistem transportasi yang terintegrasi, aman dan berkelanjutan. Sistem angkutan terpadu ini menjadi salah satu syarat utama mewujudka Jakarta sebagai kota global dan menjadi pusat perekonomian nasional.

Hal itu disampaikan Penjabat (Pj) Gubernur Teguh Setyabudi saat memberikan sambutan dalam acara Musyawarah Kerja Organda se-Jakarta Tahun 2025, di kawasan Sunter Agung, Tanjung Priok, Kamis (13/2). “Ke depan, Jakarta tidak lagi menyandang status Ibu Kota Negara (IKN), tapi tetap menjadi pusat perekonomian nasional dan bertansformasi sebagai kota global. Untuk itu kita semua harus mendukung transformasi tersebut,” ujarnya di hadapan pengusaha dan awak angkutan darat.

Salah satu kriteria Jakarta menuju kota global, kata Teguh, akan  dilihat dari sisi transportasi publik. “Banyak tantangan dan peluang yang dapat diambil oleh jajaran Organda DKJ untuk menciptakan sistem transportasi publik terintegrasi yang andal,” ujar Teguh. Menurutnya, membangun transportasi publik tidak cukup hanya memperhatikan kebutuhan di Jakarta saja, tapi juga kebutuhan serupa di daerah penyangga terkait aglomerasi seperti Tangerang, Bekasi, Depok, Bogor dan Cianjur.

“Oleh karena itu, dalam hal kewenangan Daerah Khusus Jakarta nantinya akan ada wadah khusus yang menangani transportasi. Ini memberikan tantangan dan peluang besar bagi anggota Organda DKJ,” ungkapnya. Peran strategis Organda semakin besar dalam upaya membangun sistem transportasi Jakarta sebagai pusat perekonomian nasional dan kota global.

“Anggota Organda DKJ harus siap untuk menyambut kota yang maju, berkeadilan, layak huni, berdaya saing, dan berkelanjutan. Ini dapat terwujud dengan dukungan berbagai sektor, termasuk transportasi sebagai elemen utama mobilitas dan konektivitas,” tuturnya.

Teguh mendukung  penambahan armada JakLingko atau feeder agar semua warga terlayani dengan transportasi publik di Jakarta yang aman dan nyaman. “Pemprov Jakarta terus berkomitmen meningkatkan integrasi angkutan umum guna memastikan keamanan dan kenyamanan layanan transportasi,” tandasnya.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Organda Jakarta Shafruhan Sinungan menambahkan, pihaknya melaksanakan Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) tahun 2025 mengangkat tema, ‘Angkutan Umum Jalan Raya Terintegrasi, Berkeselamatan untuk Jakarta Sebagai Pusat Perekonomian dan Kota Global’.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemprov DKI Jakarta yang telah membantu sehingga musyawarah kerja daerah Organda tahun 2025 dapat berjalan lancar. Kami juga  mendukung program Pemprov Jakarta terutama untuk pembangunan transportasi,” tegasnya. (jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *