oleh

Jadi Kawasan Unggulan, Jalan Jati Petamburan yang Dulu Semrawut Kini Dipercantik Petugas Gabungan

JAKARTA – Kawasan Jalan Jati Petamburan, Kelurahan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat yang semula semrawut karena banyak lahan  parkir liar dan lapak PKL kini mulai dibersihkan. Lolasi itu sedang digarap oleh petugas gabungan  menjadi kawasan unggulan Kelurahan Petamburan triwulan ke tiga tahun 2024.

Petugas gabungan dari Pemkot Jakpus yang menata kawasan tersebut merupakan kolaborasi antara Aparatur Sipil Negara (ASN), Lingkungan Hidup (LH), Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut), Satpol PP, Perhubungan dan Bina Marga (BM).

“Upaya mengubah mindset lingkungan yang semrawut ini tidak seperti membalikkan telapak tangan, namun membutuhkan tantangan, uji nyali, dan ekstra kesabaran,” kata Lurah Petamburan Rian Hermanu, Rabu (7/8).  Kawasan Jalan Jati Petamburan yang sedang ditata meliputi panjang 25 meter terdiri dari dua sisi jalan.

“Di area kawasan ini sebelumnya jadi ajang parkir liar dan lapak PKL serta perapian kabel utilitas yang tadinya awut-awutan. Untuk menatanya kami lakukan pendekatan persuasif dan humanis yang dimulai awal Juli 2024. Bismillah aja,” ungkap Rian Hermanu. Adapun penataan di antaranya membangun gapura, mempercantik dinding tembok pembatas jalan dengan gambar mural seperti, dan lainnya.

Kolaborasi penataan kawasan unggulan, kata Pak Lurah. juga melibatkan warga masyarakat dan pengurus RT/RW yang dibantu petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dalam menjaga dan merawat kawasan ini. “Di kawasan ini juga ditempatkan kotak sampah pilah.  Agar lebih enak dipandang mata kawasan ini juga dihijaukan dengan potnisasi tanaman hias dari petugas Tamhut  Kecamatan Tanah Abang. Prediksi penataan kolaborasi selesai awal bulan September mendatang,” jelas Rian.

Sementara itu, Mpok Wury, warga Kecamatan Tanah Abang saat melintasi kawasan Jalan Jati Petamburan mengungkapkan,  kawasan jalan ini kini enak dipandang mata.

“Kalau semua kawasan disulap seperti ini pejabatnya berarti sering turun ke wilayah. Keren Pak Lurah, sentuhannya di kawasan ini jadi berwarna dan adem,” ujarnya. (van/jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *