POSKOTA.CO – Lapak Pedagang Kaki Lima (PK5) di pedestrian Sky Bridge Tanah Abang digeruduk puluhan petugas berseragam Cokelat-cokelat dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (7/1/2021).
Tak karuan, para PK5 terkejut dan panik saat diusir petugas Satpol PP ini. “Duh bikin kaget aja pak Satpol nih karena baru juga tahun baru dagang ditrotoar nggak boleh,” ujar Toni pedagang pakaian.
Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kecamatan Tanah Abang, Budi Salamun didampingi Pengendali Satpol PP, Tajudin Hasan kepada POSKOTA.CO menyatakan, kegiatan penjagaan dan penyisiran maupun penghalauan PK5 di pedestrian Sky Bridge Tanah Abang meliputi, Jalan Jati Baru Raya dan sekitarnya merupakan tugas rutinitas.
“Ada 21 Satpol PP Kecamatan Tanah Abang yang disiagakan dari pukul 07.00 Wib pagi hingga pukul 15.00 Wib sore. Sedangkan, penyisiran PK5 pada 09.30 hingga pukul 11.30 siang kemudian dilanjutkan pada pukul 13.00 siang hingga pukul 15.00 wib sore,” ungkap Budi Salamun.
Meski begitu, tambah Budi Salamun, petugas Satpol PP merasa kesulitan saat menghalau PK5. “Kalau Satpol PP datang itu para PK5 yang gelar lapak di trotoar Sky Bridge pada pura-pura nutup. Dan petugas sudah tidak ada, mereka gelar lagi seperti main kucing-kucing kayak film kartun Tom and Jery,” paparnya.
Namun demikian, kata Budi Salamun pihaknya tetap konsisten menjalankan penegakan Peraturan Daerah (Perda) nomor: 8 tahun 2007 tentang Ketertiban Umum (Tibum). “Kami berupaya konsisten dalam menjalankan Perda. Sehingga pejalanan kaki dapat nyaman saat melintas di pedestrian Sky Bridge Tanah Abang,” pungkasnya. (van)







Komentar