oleh

Diberikan Menko Airlangga kepada Pj Gubernur Heru, Pemprov DKI Raih Penghargaan One Map Policy Summit 2024

JAKARTA – Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengapresiasi Pemerintah Pusat yang telah memberikan penghargaan kepada Pemprov DKI pada acara One Map Policy Summit 2024. Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi pemicu untuk meningkatkan pembangunan dan pelayanan publik.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Airlangga Hartarto selaku Ketua Tim Percepatan Kebijakan Satu Peta yang telah memberikan penghargaan kepada Pemprov DKI,” kata Heru kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (13/7). Sebagaimana diketahui, Pemprov DKI  memenangkan kompetisi One Map Policy for Better Governance atau Kebijakan Satu Peta untuk Tata Kelola yang Lebih Baik pada tingkat pemerintah daerah.

Heru menambahkan penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto kepada dirinya di St Regis Jakarta, pada  Kamis (11/7) lalu. Pemprov DKI memenangkan penghargaan tersebut melalui program Geoportal Jakarta Satu yang mendukung tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, akuntabel, serta pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya melalui sistem berbasis elektronik yang sistematis.

Heru menyampaikan, Jakarta Satu merupakan penyelenggaraan simpul jaringan informasi geospasial di Provinsi DKI Jakarta yang telah mengintegrasikan 29 Badan atau SKPD di wilayah DKI Jakarta. “Dalam pengintegrasian informasi dan data geospasial tersebut, dilakukan melaui pendampingan dan bimbingan secara simultan antara produsen dan walidata,” ungkap Heru.

Ia berharap semoga Pemprov DKI bisa terus meningkatkan kualitas data dan informasi geospasial di Jakarta sesuai dengan prinsip kebijakan satu peta yakni satu standar, satu referensi, satu basis data, dan satu geoportal. “Terdapat lebih dari 100 peta tematik yang ada di Jakarta Satu, baik yang ditampilkan untuk publik maupun yang digunakan sebagai peta kerja. Selain itu, katalog dari data Jakarta Satu mulai dikembangkan untuk mengikuti standar Satu Data Indonesia dalam rangka penyebarluasan informasi geospasial,” paparnya.

Data dan informasi geospasial yang diintegrasikan dalam Jakarta Satu, kata Heru,  diharapkan dapat digunakan dalam mendukung pengambilan keputusan sehingga menghadirkan kebijakan yang semakin berkualitas.

Sementara itu Airlangga Hartanto menjelaskan, One Map Policy (OMP) telah menjadi forum lintas pemangku kepentingan dalam mendiskusikan keberlanjutan pelaksanaan Kebijakan Satu Peta dan mendorong solusi atas isu-isu pemanfaatan data spasial untuk kemajuan pembangunan Indonesia. “Adapun cakupan kegiatan utama pada Kebijakan Satu Peta yakni kompilasi, integrasi, sinkronisasi, serta berbagai  data dan informasi geospasial,” jelasnya.

Hingga kini, kebijakan Satu Peta telah berhasil mengkompilasikan 151 peta tematik dari 23 Kementerian/Lembaga di 38 Provinsi. “Semoga kegiatan ini dapat memunculkan ide, gagasan, dan terobosan untuk menjawab tantangan dan keberlanjutan Kebijakan Satu Peta di Indonesia,” pungkas Airlangga. (jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *