oleh

Bupati Tangerang Tinjau Kesiapan Pemakaman Covid di TPU Buniayu

POSKOTA.CO – Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar meninjau kesiapan pemakaman Covid-19 di Tempat Pemakaman Umum Buniayu, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Senin (28/06/2021).

Zaki langsung mengecek kesiapan petugas makam dan berdialog bersama Kepala Dinas Perumahan Permukiman dan Pemakaman Iwan Firmansyah sejauh mana ketersediaan lahan pemakaman.

“Untuk lahan semuanya siap, tinggal penerangan jalan umum dan fasilitas lain harus kita persiapkan,” ungkapnya.

Di TPU buniayu merupakan Tempat Pemakaman umum bagi masyarakat Kabupaten Tangerang yang wafat terpapar Covid-19, lanjut Zaki, saat ini rumah sakit sudah penuh untuk BOR (Bed Occupancy Rate) Tingkat keterisian tempat tidur sudah diatas 90%.

Zaki pun mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Tangerang agar terus mematuhi protokol kesehatan, menahan diri, menjaga kesehatan diri dan keluarga sehingga tidak melakukan aktifitas yang tidak penting karena Covid-19 Sedang meningkat.

“Saya menghimbau agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan, jangan panik tetap jaga diri dan keluarga,” katanya.

Kepala Dinas Perumahan Permukiman dan Pemakaman Kabupaten Tangerang Iwan Firmansyah menambahkan sejak awal pandemi 2020 hingga Juni 2021 sudah sekitar 282 Orang, semua kasus konfirmasi meninggal dunia itu masyarakat ber- KTP Tangerang ada juga KTP luar Tangerang.

“Puncak paling ramai Jenazah pada kamis tanggal 24 Juni 2021, sampai 21 orang di makamkan di TPU Buniayu,” ujar Iwan.

Tahun 2020 saja biasanya satu hari mencapai 5 sampai dengan 15 jenazah dimakamkan disini, puncak saat ini mengalami peningkatan dan mengerahkan petugas penggali lubang kubur.

“Kita menambah personil petugas penggali kubur sebanyak 15 orang, agar menyiapkan lubang kubur karna saat ini meningkat,” tuturnya.

Sementara berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang yang diunggah melalui website Covid-19.tangerangkab.go.id pertanggal 28 Juni 2021, kasus suspek dirawat 27orang, kasus konfirmasi total 12660, kasus konfirmasi dirawat 187 orang, kasus konfirmasi isolasi 595 orang, kasus konfirmasi sembuh 11.596 orang dan kasus konfirmasi meninggal 282 orang. (imam/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *