oleh

Alokasikan Anggaran Rp87,6 M, Pemprov DKJ Siap Bangun 14 RTH Baru dan Perbaiki 24 Taman pada Tahun 2025

JAKARTA – Setelah sukses membangun 14 ruang terbuka hijau (RTH) baru dan menata 24 lokasi pada 2024, Pemprov Daerah Khusus Jakarta (DKJ) pada tahun ini  menargetkan pembangunan 21 RTH baru dan penataan 73 lokasi yang tersebar di seluruh Jakarta. Program tersebut banyak manfaatnya antara kesehatan, keindahan kota, dan fungsi resapan air.

“Keberadaan RTH tidak sekadar memperindah pemandangan kota, melainkan juga mendukung kesehatan masyarakat.  Dengan banyaknya pohon rindang pada siang hari memproduksi oksigen sehingga membuat orang lebih nyaman dalam bernapas,” kata Penjabat (Pj) Gubernur DKJ Teguh Setyabudi di Jakarta, Selasa (11/2). Akar pohon juga berfungsi sebagai resapan air sehingga bisa mereduksi genangan sekaligus cadangan air saat kemarau.

Program pengadaan RTH baru maupun revitalisasi juga dalam rangka mendukung program Cagub Terpilih Pramono yang menargetkan penanaman tiga juta di era pemerintahannya guna mewujudkan kota Jakarta lebih ramah lingkungan. “Jadi, program RTH yang dipercayakan kepada Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) ini harus didukung penuh untuk kepentingan masyarakat dalam jangka panjang,” tandas Teguh.

Kepala Bidang Pertamanan Dinas Tamhut Jakarta, Reina Camelia mengatakan pembangunan RTH ini tidak hanya berfokus pada taman, tetapi juga mencakup jalur hijau, hutan kota, dan makam. “Pada 2024, kami telah membangun 14 RTH baru dari hasil pengadaan lahan serta menata 24 lokasi, termasuk taman, jalur hijau, hutan kota dan makam. Selain itu, ada juga penataan di Taman Margasatwa Ragunan sebanyak empat titik,” ujar Reina.

Ia menyampaikan, untuk 2025, Dinas Tamhut Jakarta akan membangun 21 RTH dengan rincian 15 taman baru, tiga hutan kota, satu RTH makam, satu RTH jalur hijau dan satu RTH Kebun Bibit. “Selain itu, akan ada penataan RTH di 73 lokasi lainnya, terdiri dari 24 taman, delapan jalur hijau, 20 makam, tujuh hutan kota, empat kebun bibit dan 10 lokasi di Taman Margasatwa Ragunan (TMR),” jelasnya.

Untuk program RTH tahun lalu, kata Reina, pihaknya menghabiskan anggaran pembangunan 14 RTH baru mencapai Rp 25 miliar. “Sedangkan untuk 2025, Pemprov Jakarta mengalokasikan anggaran Rp 87,6 miliar guna membangun 21 RTH baru dan menata 73 lokasi lainnya. Anggaran ini disiapkan agar pembangunan bisa lebih luas dan berkualitas, mengingat kebutuhan ruang terbuka hijau di Jakarta masih sangat besar,” tandas Reina. (jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *