oleh

Lagi, Tim Dosen dan Mahasiswa Prodi Arsitektur Universitas Budi Luhur Berjaya pada Ajang Sayembara Pembuatan Gerbang DKI Jakarta

JAKARTA – Program Studi Arsitektur Universitas Budi Luhur kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat daerah. Pada ajang Sayembara Pembuatan Gerbang DKI Jakarta yang digelar tahun ini, tim mahasiswa dan dosen berhasil meraih juara di dua kategori sekaligus.

Dalam kompetisi tersebut, Desain Gerbang Wilayah Ciledug yang diajukan tim Prodi Arsitektur Universitas Budi Luhur berhasil menyabet juara II, sementara Desain Gerbang Jakarta Timur memperoleh penghargaan sebagai juara III.

Gerbang Ciledug dirancang sebagai symbol penyambutan dan perpisahan warga Jak-Sel. Dengan bentuk sayap burung Gelatik dan ornamen Kembang Goyang, desain ini mencerminkan kota yang maju, adatif dan menjunjung budaya.

Dengan pendekatan analogi bentuk, desain gerbang ini mengambil inspirasi dari elemen budaya khas Betawi, lalu diterjemahkan ke dalam bentuk arsitektur yang modern dan komunikatif. Tujuannya adalah menghadirkan struktur gerbang yang tidak hanya menarik secara tampilan, tapi juga mewakili karakter lokal Jakarta Selatan.

Tim disain pada Gerbang Ciledug adalah, Iqbal, Agus, Bagus, Yulia, Salman, Intan, didampingi oleh dosen arsitektur, Karya Subagya dan Triendang Sih.

Gerbang  Nur Ali Jakarta Timur,  menghadirkan interpretasi kontemporer dari logo Jakarta Timur, memadukan ikon Sri Gunting dan bambu dalam desain arsitektural yang fungsional. Sayap Srigunting diwujudkan sebagai struktur baja perforated hitam simetris, sementara elemen bambu diadaptasi menjadi rangka utama dengan warna natural.

Desain gerbang Wasta Gunting Nur Ali Jakarta Timur raih juara 3

Tim disain pada perencanaan Gerbang ini adalah Azeeza, Tiwi, Mayriska, Azella, dan Fajar, didampingi oleh dosen Harfa dan Hendra.

Prestasi ini menegaskan konsistensi Prodi Arsitektur Universitas Budi Luhur dalam menghasilkan karya desain inovatif yang tidak hanya menonjolkan aspek estetika, tetapi juga mengintegrasikan nilai budaya lokal serta konsep keberlanjutan (sustainable design).

Ketua Program Studi Arsitektur Sri Kurniasih ST,M.Ars menyampaikan kebanggaannya kepada tim mahasiswa dan dosen pembimbing yang telah bekerja keras.

“Kemenangan ini menjadi bukti bahwa kreativitas dan dedikasi mahasiswa kami mampu bersaing dengan perguruan tinggi lain. Kami bangga dapat berkontribusi dalam mewarnai wajah baru ruang kota Jakarta melalui desain arsitektur,” ungkapnya.

Dengan capaian ini, Universitas Budi Luhur semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi yang aktif mendorong mahasiswa untuk berinovasi dan berkarya di kancah nasional.

Sebelumnya, Tim Lab Studio Arsitektur Universitas Budi Luhur berhasil meraih juara kedua dalam Sayembara Desain Reklame Gerbang Masuk/Keluar Wilayah DKI Jakarta yang diselenggarakan oleh Unit Pengelola Jakarta Asset Management Centre (UP JAMC) BPAD Provinsi DKI Jakarta bekerjasama dengan IAI Jakarta pada Juli 2025. Team dosen dan mahasiswa Laboratorium Studio Arsitektur Univ Budi Luhur, berperan serta dengan menampilkan konsep “GAPURA KULINER KEMANG RAYA: IDENTITAS BETAWI DALAM SENI DAN RASA. (mk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *