oleh

Satkar Ulama Dukung Kebijakan B40 Biosolar

JAKARTA – Sekjen Satkar Ulama periode 2021-2026, Syamsurachman mengapresiasi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang memberlakukan mandatori kebijakan pencampuran biodiesel sebesar 40 persen atau B40.

“Saya secara pribadi tentu sangat mengapresiasi dan mendukung penuh langkah langkah yang diambil Ketum Bahlil Lahadalia dalam penetapan kebijakan mandatori peningkatan pencampuran biodiesel B35 menjadi B40,” ujar Syamsu di DPP Partai Golkar, Jumat (24/01/2025).

Menurut Syamsu, berdasarkan data kementerian yang diterima, selama menerapkan mandatori B35, pada 2024 pemerintah tercatat menghemat devisa negara sebesar US$ 7,78 miliar atau sekitar Rp 122,98 triliun.

Selain itu, peningkatan nilai tambah minyak sawit (CPO) menjadi biodiesel sebesar Rp 17,49 triliun, dan penyerapan tenaga kerja lebih dari 12.000 orang (off-farm) dan 1,62 juta orang (on-farm).  “Ini sungguh langkah ekonomis dan substantif dalam menghemat anggaran negara,” ungkap Caleg DPR-RI dapil Bengkulu.

“Penghematan anggaran energi ini tentu akan memberikan dampak positif untuk keuangan negara kedepan. Sebelumnya anggaran impor BBM tinggi, tentu setelah kebijakan di atas impor akan turun drastis,” sambung Syamsurachman.

Menurut Syamsurachman, anggaran negara bisa dialihkan kepada kepentingan umat. “Perbaikan sekolah, makan bergizi gratis atau kebutuhan guru guru dalam mengajar,” tegasnya. (*/ta)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *