JAKARTA – Terminal Bus Kalideres, Jakarta Barat memanfaatkan sampah di lingkungan terminal untuk diolah menjadi kompos atau pupuk. Sampah daun dan rumput kering diolah dan menjadi barang yang bermanfaat. Hasilnya digunakan untuk memupuk tanaman yang ada.
Kepala Terminal Bus Kalideres Jakarta Barat Revi Zulkarnain menyebut, ada satu titik yang dijadikan tempat komposting atau pengolahan sampah daun dan rumput kering di lingkungan terminal.
“Waktu yang dibutuhkan untuk membuat kompos adalah dua minggu sampai satu bulan, hasilnya bisa mencapai 100 plastik yang berukuran lima kilogram. Dan ini kita gunakan untuk kepentingan pemupukan tanaman yang ada di terminal Kalideres ini,” kata Revi, Selasa (2/10/2024).
Revi menjelaskan, proses pembuatan pupuk yang diolah menjadi kompos itu bahannya di antaranya daun-daun dan rumput kering. Karena bahan yang kering bersifat kering, kasar, berserat, dan berwarna coklat.
Revi mengimbau kepada para pengguna jasa Terminal Kalideres agar tidak membuang sampah sembarangan. “Kebersihan di terminal Kalideres ini kita berharap dapat dijaga bersama sama, supaya terminal ini bisa menjadi bersih, indah, aman dan nyaman bagi semua yang menggunakan jasa terminal ini,” pungkasnya. (ta)







Komentar