DEPOK- Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Depok menyambut gembira dan mengapresiasi ratusan lulusan mahasiswa melalui program CEP-CCIF yang dilaksakanan Fakultas Teknik Univrrsitas Indonesia (FTUI) Depok yang diharapkan dapat berkontribusi dalam upaya mengentaskan atau mengurangi angka penggangguran berskala nasional terlebih di Kota Depok.
“Sebagai salah satu tim kehormatan Honorable Faculity dalam kegiatan kelulusan mahasiswa tahun 2023 tentunya sangat berterima kasih terhadap FT UI Depok karena mahasiswa yang lulus melalui program CEP-CCIT FT UI dapat memberikan kontribusi penggurangan angka penggangguran di Indonesia terlebih Kota Depok,” kata Kepala Disnaker Kota Depok, Sidik Mulyono udai mengikuti kegiatan kelulusan mahasiswa program CEP-CCIT FT UI di gedung Purnomo Prawiro, FISIP Universitas Indonesia, Sabtu (4/11).
kelulusan program CEP-CCIT FT UI Depok tentunya tidak hanya berkontribusi terhadap pengurangan penggangguran saja namun mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang telah siap kerja setelah seleai mengikuti program tersebut.
Seluruh mahasiswa yang telah lulus dalam program tersebut tentunya telah memiliki pengalaman magang dan siap untuk bekerja bahkan mereka yang mengikuti program CEP-CCIT FK UI termasuk sehari hari juga telah berwirausaha, katanya.
Menurut dia, prpgram CEP-CCIT FK UI tentunya diharapkan juga dapat menjadi magnet bagi masyarakat banyak terlebih dalama era digital yang semakin maju sekarang maupun masa mendatang. “Lulusan program tersebut tentunya sudah siap kerja dalam berbagai bidang terlebih bidang teknologi informasi dan komunikasi,” tuturnya.
Melihat terbukanya peluang dari progtam CEP-CCIT FK UI, imbuh dia, Pemkot Depok tentunya berharap adanya kerjasama berkesinambungan dalam upaya meningkatkan kualitas masyarakatdi bidang teknologi informasi dan komunikasi, rekayasa dan sistem pendukungnya. (anton)
teks foto:
Kepala Disnaker Kota Depok Sidik Mulyono udai mengikuti kegiatan kelulusan mahasiswa program CEP-CCIT FT UI di gedung Purnomo Prawiro, FISIP Universitas Indonesia. (anton)








Komentar